Tender Stadion Untia Dimulai, Pemkot Tunggu Penawaran Kontraktor Terbaik

  • 09 Jul 2026 18:39 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam merealisasikan pembangunan Stadion Untia sebagai salah satu proyek strategis daerah. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), proses pengadaan konstruksi stadion kini resmi memasuki tahap pemilihan penyedia jasa dengan metode Design and Build.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan pembangunan Stadion Untia terus bergerak sesuai tahapan yang telah direncanakan. Dokumen desain pembangunan stadion, kata dia, telah resmi ditayangkan dalam proses pengadaan dan saat ini pemerintah menunggu penawaran dari para peserta tender.

“Desain dan build-nya sudah tayang. Saat ini kita sedang menunggu penawaran yang baik untuk memastikan tahun ini sudah ada progres dari pekerjaan stadion di Untia,” ujar Munafri kepada awak media di Balai Kota Makassar, Kamis 9 Juli 2026.

Munafri menjelaskan pembangunan stadion akan dilaksanakan melalui skema pembiayaan multiyears selama dua tahun anggaran, yakni 2026–2027. Pada tahap awal, pekerjaan difokuskan pada penimbunan lahan dan pembangunan struktur dasar stadion.

“Ini kan multiyears dua tahun. Jadi sekarang tahapannya tentu ada penimbunan, kemudian pembangunan kerangka dasar strukturnya,” katanya.

Menurutnya, proses tender akan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah masa pemasukan penawaran berakhir, pemerintah akan melakukan evaluasi untuk menentukan penyedia jasa terbaik. Proses tersebut terbuka bagi seluruh kontraktor yang memenuhi persyaratan.

“Memang ada waktunya sekitar satu bulan untuk menyeleksi kontraktor, setelah itu ditentukan pemenangnya. Terbuka untuk siapa pun kontraktornya,” jelasnya.

Dengan nilai proyek mencapai sekitar Rp350 miliar, Munafri menegaskan seluruh proses pembangunan akan dikawal secara ketat guna memastikan akuntabilitas dan transparansi. Pengawasan dinilai penting karena stadion merupakan bangunan dengan standar teknis yang lebih kompleks dibandingkan bangunan biasa.

“Tentu kita akan kawal semuanya. Pola pekerjaan, proses tender, semuanya harus dijaga dan dikawal bersama-sama APH untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan Stadion Untia tidak hanya ditujukan sebagai sarana olahraga, tetapi juga diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kawasan ekonomi baru di Untia. Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan grand design pengembangan kawasan agar pembangunan stadion terintegrasi dengan potensi wilayah di sekitarnya.

“Pemerintah membuat trigger-nya. Setelah stadion hadir, kita berharap developer maupun perusahaan-perusahaan properti bisa memanfaatkan potensi keramaian yang muncul dari stadion itu,” tuturnya.

Stadion Untia dirancang memiliki kapasitas sekitar 16.000 hingga 17.000 penonton dan diharapkan menjadi stadion representatif untuk mendukung berbagai kegiatan olahraga maupun event berskala nasional di Kota Makassar. Kawasan Untia juga dinilai memiliki potensi pendukung, mulai dari kedekatan dengan kawasan pesisir, Pelabuhan Perikanan Untia, hingga kawasan hutan mangrove.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan proses pengadaan saat ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Wali Kota Makassar untuk menghadirkan stadion representatif yang mampu mendukung pengembangan olahraga sekaligus menjadi ikon baru Kota Makassar.

“Pada tanggal 3 Juli 2026, kami telah mengumumkan proses prakualifikasi penyedia sebagai tahapan awal dalam seleksi calon pelaksana pekerjaan,” ujarnya.

Pembangunan Stadion Untia menggunakan skema tahun jamak (multiyears) periode 2026–2027 dengan pagu anggaran sebesar Rp350 miliar yang bersumber dari APBD Kota Makassar. Paket pekerjaan tersebut telah diumumkan melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Makassar dengan nama paket Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Olahraga, Pembangunan Stadion Untia.

Zuhaelsi menjelaskan, setelah tahapan prakualifikasi selesai, proses pengadaan akan dilanjutkan dengan evaluasi administrasi, evaluasi teknis, serta penilaian kemampuan peserta dalam memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Pemerintah Kota Makassar menargetkan penyedia pelaksana pembangunan Stadion Untia dapat ditetapkan pada minggu keempat September 2026.

Menurutnya, dengan mempertimbangkan tahapan kontraktual serta waktu efektif pelaksanaan hingga akhir tahun 2026, pekerjaan pada tahun pertama akan difokuskan pada penyusunan desain rinci (detail engineering design), mobilisasi peralatan dan tenaga kerja, persiapan lapangan, serta pekerjaan pematangan lahan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi utama pada 2027.

“Pembangunan Stadion Untia merupakan salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Makassar. Karena itu, seluruh tahapan kami laksanakan secara bertahap, mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan konstruksi agar proyek ini dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran,” kata Zuhaelsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....