Sebanyak 91 peserta ikuti Sosialisasi PLN Mobile dan Kompor Induksi
- 14 Feb 2026 18:15 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, Makassar - Konversi kompor LPG ke kompor listrik ini merupakan kontribusi PLN dalam menjalankan program pemerintah untuk mengurangi impor gas LPG melalui kegiatan sosialisasi PLN Mobile dan Kompor Induksi kamis sore 12 Februari 2026 di Aula kantor PLN UP3 Makassar. Kini PT PLN (Persero) melakukan sosialisasi dengan tujuan seberapa besar manfaat dan penggunaan Kompor Listrik ke masyarakat selain itu Hal ini merupakan bentuk komitmen perseroan dalam mendukung program pemerintah terkait konversi kompor LPG ke kompor Listrik.
ketua PIKK (persatuan Istri karyawan karyawati) Edith martinus pandisi PLN UP3 Makassar mengatakan kegiatan ini sebagai upaya memperkenalkan PLN Mobile khususnya bagi Ibu rumah tangga. Menurutnya jika sasaran kegiatan tersebut adalah 91 peserta dari pengurus PKK dan Dharmawanita se sulawesi selatan dan 42 peserta Umum.
Edit menilai kaum wanita yang bersentuhan langsung dengan urusan rumah sehingga akan cepat tersampaikan informasi penggunaan PLN Mobile dan Kompor Induksi. "Kau wanita merupakan komponen utama dalam masyarakat yang gampang menyerap informasi secara cepat, sehingga dengan kemampuan yang dimiliki wanita dalam berbagi informasi maka diharapkan pesan penggunaan PLN mobile seberapa penting dalam kehidupan sehari-hari. Serta peran Kompor Induksi yang memang banyak bersentuhan langsung sama ibu RT", Ungkap Edith.
Edith martinus menambahkan Kompor ini relatif aman apabila disentuh, karena kompor induksi bekerja ketika alat masak diletakkan di atas kompor, Panas yang dihasilkan langsung dialirkan ke alat masak, sehingga ketika bersentuhan.dengan anggota tubuh, tidak terasa panas. Ditambahkan Keuntungan lainnya, kompor listrik mudah dibersihkan. Dari sisi waktu memasak juga lebih hemat karena kompor induksi memungkinkan penyebaran panas yang lebih merata ketimbang kompor gas.
Hal ini memungkinkan aktivitas memasak lebih cepat, sehingga hemat waktu. "Waktu masak yang lebih cepat akan membuat kompor induksi lebih hemat penggunaan energi daripada gas," ujarnya.
Dari sisi penggunaan, kompor induksi juga lebih murah dibandingkan dengan kompor LPG. Hasil uji coba menunjukan, untuk memasak 1 liter air menggunakan kompor induksi 1.200 watt hanya memerlukan biaya sebesar Rp158, sementara dengan kompor elpiji tabung 12 kilogram sekitar Rp176.
Sehingga dengan pola memasak rata-rata masyarakat di Indonesia menggunakan gas LPG 11,4 kg per bulan, terjadi penghematan Rp28.500 dari biaya memasak setiap bulan.
“Besar harap kami, ibu-ibu PKK di Provinsi Sulawesi Selatan, baik kota dan kabupaten dapat mengajak masyarakat untuk menggunakan kompor induksi, dikarenakan sangat aman dan mudah digunakan saat memasak,"pungkas Edith
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....