Menanamkan Moderasi Beragama pada Generasi Muda
- 13 Feb 2026 08:36 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Moderasi beragama dinilai penting diterapkan di tengah tantangan globalisasi dan perubahan sosial. Perbedaan agama, suku, ras, dan budaya kerap memicu gesekan di masyarakat.
Nilai toleransi perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda. Pendidikan berperan membentuk pribadi yang bijaksana dan menghargai perbedaan.
Program Spada Pro 2 RRI Palembang mengangkat tema moderasi beragama, Selasa 10 Februari 2026. Jundana, guru SMP Muhammadiyah 4 Palembang, menjadi narasumber utama.
Jundana menegaskan moderasi beragama bukan sekadar konsep teoritis. Ia menyebut moderasi sebagai proses memahami ajaran agama secara adil dan seimbang.
“Dengan sikap saling menghargai kita menciptakan lingkungan harmonis,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya menghormati perbedaan agama dan latar belakang sosial.
Jundana mengutip Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 13 dalam penjelasannya. Ayat tersebut mengajarkan manusia saling mengenal meski berbeda suku dan bangsa.
Ia mengajak generasi muda menjadikan perbedaan sebagai kekuatan sosial. Sikap toleran dinilai mampu memperkuat kehidupan bermasyarakat.
“Jika sejak awal diajarkan moderasi beragama mereka akan siap menghadapi perbedaan,” ujarnya. Ia berharap nilai tersebut mencegah konflik di masa depan.
Menurutnya, pendidikan moderasi menjadi tanggung jawab bersama. Sekolah, keluarga, dan masyarakat harus bersinergi membentuk generasi berakhlak.
Moderasi beragama dinilai relevan dalam menjaga persatuan bangsa. Nilai tersebut membantu generasi muda membangun kehidupan yang damai dan toleran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....