Pertamina Jaga Pasokan BBM dan Elpiji Saat Konsumsi Naik
- 29 Mar 2026 07:09 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas ( elpiji) di wilayah Jawa Bagian Tengah meningkat signifikan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Meski demikian, PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi tetap aman hingga akhir masa Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI).
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi sejak awal periode Satgas RAFI, termasuk saat arus balik.
“Secara regional, kami memastikan ketahanan energi tetap terjaga, dengan ketersediaan stok mencapai 29,2 kali lipat dari rata-rata konsumsi harian,” ujarnya dalam keterangan pers Minggu ( 29/3/2026).
Berdasarkan data Pertamina, konsumsi BBM jenis gasoline naik 28,4 persen dari rata-rata normal 12.943 kiloliter (KL) menjadi 16.625 KL per hari. Sebaliknya, konsumsi gasoil justru turun 10,2 persen, dari 7.069 KL menjadi 6.350 KL per hari.
Puncak konsumsi gasoline terjadi pada 19 Maret 2026, dengan volume mencapai 20.681 KL. Puncak konsumsi elpiji terjadi pada 18 Maret 2026 dengan volume mencapai 5.424 MT.
Kenaikan juga terjadi pada konsumsi elpiji. Rata-rata harian tercatat meningkat 6,7 persen dari 4.854 metrik ton (MT) menjadi 5.179 MT per hari. Elpiji subsidi 3 kilogram mengalami kenaikan 7,2 persen, sementara elpiji non-subsidi turun 4,7 persen.
Selain menjaga pasokan, Pertamina juga menghadirkan layanan tambahan bagi pemudik melalui Serambi MyPertamina di sejumlah titik strategis jalur mudik. Fasilitas ini menyediakan ruang istirahat, mushola, layanan kesehatan, area bermain anak, hingga takjil gratis.
Di wilayah Jawa Bagian Tengah, menurut Taufik terdapat enam titik Serambi MyPertamina, antara lain di Rest Area 379 A, Rest Area KM 260 B, Rest Area KM 19 A, Bandara Ahmad Yani, Bandara Yogyakarta International Airport, dan Stasiun Purwokerto.
“Masyarakat diharapkan menggunakan energi secara bijak dan tidak melakukan panic buying, karena stok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal,” kata Taufiq.
Taufik menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan energi, tidak hanya selama periode Lebaran, tetapi juga pasca Satgas RAFI guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....