KMP Prima Nusantara Dikerahkan Urai Macet Gilimanuk

  • 19 Mar 2026 19:56 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat mengatasi lonjakan volume kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk menjelang perayaan Nyepi 2026. Langkah strategis diambil dengan menerjunkan KMP Prima Nusantara guna mempercepat penguraian antrean yang sempat mengular hingga belasan kilometer ke wilayah Desa Melaya.

Pengerahan kapal bantuan milik PT Jembatan Nusantara ini bertujuan meningkatkan kapasitas angkut secara instan. Strategi ini menjadi krusial mengingat data H-4 mencatat lonjakan arus kendaraan dari Bali menuju Jawa yang mencapai 25.105 unit dalam satu hari, atau naik 1,6 persen dibandingkan periode tahun lalu.

Tren kenaikan paling signifikan terlihat pada sektor kendaraan roda dua yang menyentuh angka 16.909 unit, melonjak 7,2 persen. Secara kumulatif sejak H-10, tercatat sebanyak 122.892 kendaraan telah menyeberangi Selat Bali.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa seluruh sumber daya saat ini difokuskan pada stabilisasi layanan. "Pengerahan KMP Prima Nusantara adalah langkah konkret kami untuk meningkatkan kapasitas angkut di lintasan tersibuk ini. Kami mengoptimalkan pola operasi agar antrean dapat ditekan secepat mungkin," ujarnya.

Selain penambahan kapal, ASDP bersama Korlantas Polri menerapkan sistem Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB). Total 35 armada kini dioperasikan secara dinamis untuk menjamin kelancaran arus. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, turut mengapresiasi langkah taktis ini serta penerapan pembatasan truk sumbu tiga ke atas yang dinilai efektif menjaga ritme lalu lintas.

Hingga Rabu 18 Maret 2026 siang, kondisi di lapangan mulai menunjukkan tren perbaikan. General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, memastikan pihaknya terus melakukan penyesuaian pola sandar agar pergerakan kapal lebih efisien sebelum penutupan sementara pelabuhan dalam rangka hari raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....