Gubernur Pramono Berangkatkan 33.902 Peserta Program Angkutan Mudik Gratis

  • 17 Mar 2026 12:15 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberangkatkan 33.902 peserta dalam Program Mudik Gratis 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa, 17 Maret 2026. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemprov DKI Jakarta untuk menekan risiko kecelakaan saat musim mudik, khususnya bagi pengguna sepeda motor yang kerap menempuh perjalanan jarak jauh.

Pramono menyebutkan jumlah peserta tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tingginya angka partisipasi menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan mudik yang aman dan terjangkau.

“Program Mudik Gratis 2026 melayani perjalanan ke 20 kota dan kabupaten yang tersebar di enam provinsi, yakni Lampung, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur,” ujarnya.

Pramono menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut. Seluruh armada bus telah melalui proses uji kelayakan (ramp check), sementara para pengemudi dipastikan dalam kondisi sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Keselamatan pemudik merupakan prioritas utama dalam program ini. Dengan berbagai persiapan tersebut, kami berharap pelaksanaan mudik tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai harapan,” ujarnya.

Program tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak melalui skema tanggung jawab sosial (CSR), di antaranya Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. Dukungan tersebut memungkinkan adanya penambahan kuota peserta di tengah tingginya antusiasme masyarakat.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta memprediksi jumlah pendatang pasca-Lebaran tahun ini berada pada kisaran 10.000 hingga 12.000 orang, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini dinilai sebagai indikasi mulai meratanya pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Jumlah pendatang pasca-Lebaran diperkirakan sekitar 10 hingga 12 ribu orang. Ini menunjukkan adanya perkembangan ekonomi yang semakin merata di berbagai daerah,” kata Pramono.

Di sisi lain, Pemprov memastikan kondisi ketahanan pangan dan energi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah tetap aman dan terkendali. Kenaikan harga bahan pokok disebut masih berada dalam batas wajar, yakni di bawah lima persen.

Pemerintah juga terus melakukan pemantauan hingga pasca-Lebaran guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Pramono berharap agar seluruh pemudik dapat menjalani perjalanan dengan lancar dan selamat hingga kembali ke Jakarta.

“Selamat merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga perjalanan mudik berlangsung lancar, selamat sampai tujuan, dan kembali ke Jakarta dalam keadaan sehat serta penuh kebahagiaan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....