Banyumas Pastikan Kesiapan Lintas Sektor jelang Lebaran

  • 10 Mar 2026 14:30 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Menjelang Lebaran, Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Smart Room Graha Satria Purwokerto, Selasa (10/3/2026) pagi WIB. Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka memastikan kesiapan wilayah dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Salah satu yang menjadi sorotan dalam agenda tersebut adalah ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok penting (bapokting). Sebab, pada momen hari besar keagamaan, permintaan masyarakat terhadap sejumlah komoditas biasanya meningkat, sehingga berpotensi memicu kenaikan harga dan kelangkaan stok di pasaran.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi tidak memungkiri bahwa beberapa komoditas, seperti daging ayam, telur, dan berbagai jenis cabai, mengalami kenaikan menjelang lebaran.

Bahkan, harga cabai rawit merah saat ini mencapai Rp90.000 per kilogram di sejumlah pasar, dan diprediksi akan terus merangkak naik atau bertahan tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

“Cabai merah kenaikannya hampir Rp.40.000 dari HET Rp57.000. Harga cabai sulit kita kendalikan karena Banyumas masih mengandalkan pasokan dari luar daerah, seperti Temanggung, Boyolali, Magelang, dan Probolinggo,” ujar Gatot.

Selain karena pasokan, menurut Gatot, kenaikan ini juga dipicu oleh kebiasaan masyarakat membeli bahan makanan dalam jumlah besar untuk persiapan Lebaran. Gatot pun menyerukan masyarakat untuk berbelanja secara bijak guna menjaga stabilitas harga serta mencegah kelangkaan pasokan di pasar.

“Masyarakat jangan sampai panic buying. Jangan membeli barang untuk disimpan. Belilah barang-barang yang hanya untuk kebutuhan secukupnya saja,” ujar Gatot.

Sebagai upaya pengendalian harga, DKUKMP Banyumas secara berkala menggelar Pasar Murah Inflasi Banyumas (Sarahsimas) di berbagai lokasi. Terdekat, Gatot menyampaikan bahwa pihaknya akan mengadakan kegiatan serupa pada pekan depan, tepatnya pada Rabu (17/3/2026).

“Harapan kami mudah-mudahan sampai dengan Lebaran nanti ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi, tetap tersedia di pasar-pasar kita, dan masyarakat tidak perlu panik karena memang sudah tersedia,” ujar Gatot.

Selain melambungnya harga kebutuhan pokok, momen Lebaran juga identik dengan kenaikan jumlah volume kendaraan di jalan. Merespons kerawanan tersebut, Polresta Banyumas sudah menyiapkan langkah-langkah untuk menjaga kekondusifan wilayah lewat Operasi Ketupat Candi 2026.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Banyumas Kompol I Putu Asti Hermawan menyampaikan, pihaknya akan mengerahkan 783 personel gabungan dan mendirikan enam pos pengamanan. Pos-pos tersebut ditempatkan di jalur mudik, wilayah perkotaan, serta terminal dan stasiun.

“Kami menempatkan pos pam di tiga titik, yaitu Kemranjen, Wangon, dan Ajibarang. Lalu, ada pos yan di Stasiun Purwokerto dan Terminal Bulupitu, serta satu pos terpadu di Alun-Alun Purwokerto,” tutur Putu.

Sementara, untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, Polresta Banyumas siap memberlakukan rekayasa lalu lintas di titik-titik simpul kemacetan, terutama saat arus balik.

“Ini salah satu strategi yang kami laksanakan bahwa pengendalian arus tidak terlepas hanya tata kelola dari Banyumas saja. Namun, beberapa aglomerasi yang terkait seperti Brebes, Pemalang, Tegal, dan Cilacap serta Purbalingga akan kita libatkan,” tutur Putu.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuma Dwi Asih Lintarti menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi berbagai potensi kendala. Ia berharap, melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta seluruh pemangku kepentingan, masyarakat Banyumas dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan tenang dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

“Dengan sinergi dan kerja sama yang kuat, saya yakin momen Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi seluruh warga,” tutur Lintarti. (FR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....