Harga Plastik Melonjak, Pedagang Bakso Keluhkan Penjualan

  • 10 Apr 2026 13:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kenaikan harga plastik jadi beban UMKM, terutama pada pedagang mie dan bakso menyebut lonjakan harga plastik hingga Rp20–Rp25 ribu/kg sebagai “kesakitan” yang menekan keuntungan.
  • Penggunaan plastik tinggi (hingga lima kantong per porsi) menambah beban, sementara pedagang belum berani menaikkan harga.
  • Kenaikan harga disebabkan keterbatasan bahan baku nafta akibat konflik global, pedagang berharap ada intervensi pemerintah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kenaikan harga plastik usai Lebaran membebani pedagang makanan. Bahkan, pelaku UMKM mie dan bakso merasakan dampak signifikan.

Ketua Umum DPP Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso) Indonesia, Bambang mengatakan, harga plastik naik sekitar Rp20 hingga Rp25 ribu per kilogram. Kenaikan ini menambah beban biaya operasional pedagang kecil.

“Ini menjadi kesakitan buat kami semua. Saat Lebaran harga bahan baku utama masih tinggi,” kata Bambang dalam dialog Pro3 RRI, pekan ini.

Ia menilai kondisi ini semakin menekan keuntungan usaha. Pedagang belum berani menaikkan harga jual karena daya beli lemah.

Penggunaan plastik dalam satu porsi makanan cukup banyak. Terutama untuk layanan pesan bawa pulang oleh konsumen.

Satu porsi bakso bisa membutuhkan hingga lima kantong plastik. Mulai dari kuah, mie, hingga saus dan sambal.

“Biasanya plastik tidak kami hitung dalam biaya. Satu bungkus bakso bisa butuh lima kantong plastik,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan pemerintah dapat membantu pelaku usaha. Salah satunya mendorong penggunaan wadah sendiri oleh konsumen.

“Kalau kebijakan dari pemerintah saya rasa bisa. Pedagang sulit menerapkan tanpa aturan yang jelas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, menyoroti penyebab kenaikan harga. Ia menyebut keterbatasan bahan baku sebagai faktor utama.

“Bahan baku plastik seperti nafta mengalami keterbatasan. Kondisi ini dipicu konflik di kawasan Timur Tengah,” kata Alphonzus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....