Dirjen Sri: KUR Perumahan Capai Rp25,8 Triliun, Jangkau 110.582 Debitur
- 24 Sep 2026 22:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Penyaluran KUR Perumahan mencapai Rp25,8 triliun dan telah menjangkau 110.582 debitur.
- Pembiayaan KUR Perumahan dimanfaatkan untuk renovasi, pembelian, dan pembangunan rumah bagi UMKM.
- Jawa Tengah menjadi provinsi dengan penyaluran KUR Perumahan tertinggi, mencapai Rp5,9 triliun.
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyebut penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan mencapai Rp25,8 triliun. Ia mengatakan penyaluran tersebut telah menjangkau sebanyak 110.582 debitur hingga Kamis, 24 September 2026.
Sri mengungkapkan, capaian tersebut setara sekitar 71,7 persen dari plafon awal sebesar Rp36 triliun. Sementara setelah plafon penyaluran ditingkatkan menjadi Rp50 triliun, realisasinya mencapai sekitar 51,8 persen.
“KUR perumahan hari ini sudah naik kembali ya, totalnya sudah 25,8 triliun. Jadi total debiturnya di 110.582 debitur,” ujar Sri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 24 September 2026.
Dari sisi permintaan, lanjutnya, KUR Perumahan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk renovasi, pembangunan, serta pembelian rumah. Sri menyebut pembiayaan tersebut dapat diberikan kepada seluruh UMKM sepanjang mendorong kegiatan usaha.
Hingga saat ini, pembiayaan renovasi rumah telah mencapai 88.183 debitur melalui KUR Perumahan. Sementara, pembiayaan pembelian rumah mencapai 9.583 debitur dan pembangunan rumah mencapai 9.227 debitur.
“Untuk seluruh UMKM segala jenis usaha, kita bisa fasilitasi untuk renovasi, membangun, dan juga untuk membeli rumah. Sepanjang mendorong kegiatan usaha,” katanya.
Dari sisi penyediaan, Sri mengungkapkan total pembiayaan KUR Perumahan telah mencapai Rp8,7 triliun untuk 3.589 debitur. Ia menambahkan pembiayaan tersebut mencakup pengembang, toko bahan bangunan, serta kontraktor yang mendukung penyediaan perumahan.
Sri menjelaskan, penyaluran tersebut juga melibatkan sejumlah bank sebagai penyalur KUR Perumahan. Ia menyebut Bank Rakyat Indonesia (BRI) tercatat sebagai bank dengan penyaluran terbesar, mencapai Rp12,3 triliun kepada 83.211 debitur.
Selain BRI, Sri menyebut Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Negara Indonesia (BNI) termasuk tiga bank dengan penyaluran terbesar. Sementara, untuk Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan penyaluran tertinggi berasal dari BPD Jawa Tengah.
Berdasarkan wilayah, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan penyaluran KUR Perumahan tertinggi hingga saat ini. Ia mengatakan, penyaluran di Jawa Tengah mencapai Rp5,9 triliun dengan jumlah sebanyak 31.481 debitur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....