Bahlil: Anggaran ESDM 2027 Capai Rp27,37 Triliun
- 16 Sep 2026 16:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pagu anggaran Kementerian ESDM 2027 ditetapkan Rp27,37 triliun, dengan Rp22,51 triliun dialokasikan untuk infrastruktur strategis
- Target BPBL dinaikkan menjadi 400.000 rumah dari sebelumnya 250.000 rumah, dengan alokasi anggaran sebesar Rp949 miliar
- Program pemasangan listrik dan listrik desa akan dilakukan secara masif pada tahun 2026 dan 2027
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pagu anggaran Kementerian ESDM 2027 ditetapkan sebesar Rp27,37 triliun. Dari total tersebut, Rp22,51 triliun atau 82 persen dialokasikan untuk program strategis pembangunan infrastruktur.
Bahlil mengatakan anggaran tersebut diarahkan untuk pembangunan pipa, jaringan gas, serta program listrik desa bagi masyarakat. Pemerintah juga mengalokasikan Rp1,31 triliun untuk kegiatan publik nonfisik dan Rp3,56 triliun untuk operasional.
“22,51 triliun atau setara dengan 82% untuk program strategis berupa pembangunan infrastruktur Kementerian ESDM. Ini untuk membangun pipa, membangun jargas, membangun listrik desa, jadi semuanya kita melakukan program ini ke rakyat langsung,” katanya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, Rabu, 16 September 2026.
Berdasarkan pembagian anggaran unit eselon satu, Ditjen Migas memperoleh alokasi terbesar senilai Rp11.340,79 miliar. Sementara itu, Ditjen Ketenagalistrikan mendapatkan anggaran sebesar Rp10.449,63 miliar untuk menjalankan berbagai program.
Bahlil menyampaikan program strategis infrastruktur juga mencakup alokasi minimal anggaran pendidikan sebesar Rp165,1 miliar. Total anggaran program strategis infrastruktur tersebut mencakup berbagai pembangunan dan pengembangan sektor energi nasional.
Untuk infrastruktur listrik desa, pemerintah menyiapkan anggaran Rp9.317,9 miliar untuk 1.250 lokasi termasuk konsultan pengawas. Pemerintah juga menaikkan sasaran Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari sebelumnya 250.000 menjadi 400.000 rumah dengan anggaran Rp949 miliar.
“BPBL serta konsultan pengawas yang tadinya cuman 250.000 kita naikkan. Menjadi 400.000 rumah sebesar 949 miliar,” ucapnya.
Program infrastruktur lainnya meliputi jargas rumah tangga sebesar Rp5.212,62 miliar dan pipa gas bumi sebesar Rp3.948,16 miliar. Selain itu, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk kompor listrik, konversi motor listrik, serta pembangunan kapal Geomarin 5.
Bahlil meminta pimpinan dan seluruh anggota Komisi XII DPR RI membantu proses pemasangan listrik dan listrik desa. Ia mengatakan program tersebut direncanakan berlangsung secara masif pada tahun ini dan 2027.
“Kami minta tolong pimpinan dan seluruh anggota Komisi 12 untuk membantu kami dalam proses untuk pemasangan listrik dan listrik desa. Kita rencana untuk melakukan di tahun ini dan tahun 2027 secara masif,” ujar Bahlil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....