Luncurkan BINA Holiday 2026, Pemerintah Bidik Transaksi Rp30 Triliun

  • 09 Jun 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah dan HIPPINDO meluncurkan program BINA Holiday and Back to School 2026.
  • Program berlangsung pada 8 Juni hingga 12 Juli 2026 selama masa libur sekolah.
  • Pemerintah menargetkan transaksi dan perputaran ekonomi mencapai Rp30 triliun.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah meluncurkan program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Holiday and Back to School 2026. Program ini dilaksanakan bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO)

Program yang berlangsung pada 8 Juni hingga 12 Juli 2026 itu ditargetkan menghasilkan transaksi sebesar Rp30 triliun. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan program tersebut menjadi upaya mendorong konsumsi domestik selama libur sekolah.

“Kemendag berkolaborasi dengan pelaku usaha, asosiasi, dan pengelola pusat perbelanjaan untuk menghadirkan BINA Holiday and Back to School 2026. Kami optimistis program ini dapat mengakselerasi aktivitas ekonomi nasional dan menghasilkan transaksi mencapai Rp30 triliun,” ujar Roro di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Roro menyampaikan, kinerja perekonomian nasional menunjukkan tren positif pada awal tahun ini. Ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut didorong konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,52 persen. Dimana kontribusinya mencapai 54,36 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Selain itu, sektor perdagangan tumbuh 6,26 persen secara tahunan. Indeks Penjualan Riil juga tumbuh 4,74 persen dan transaksi perdagangan berbasis digital terus meningkat.

Menurut Roro, capaian tersebut menunjukkan konsumsi masyarakat tetap terjaga. Kondisi itu menjadi modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

“Melalui program Campuspreneur dan Link and Match UMKM mahasiswa dengan peritel, kami mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda yang inovatif. Memahami kebutuhan pasar, serta memiliki akses terhadap jaringan pemasaran ritel modern,” katanya.

Roro juga mengatakan, Kemendag terus mendorong UMKM memperluas pasar ekspor dan menjadi bagian rantai pasok global. Upaya itu didukung jaringan 46 perwakilan perdagangan RI di 33 negara.

“Kami ingin makin banyak UMKM Indonesia yang mampu menembus pasar ekspor dan menjadi bagian dari rantai pasok dunia. Kami mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan fasilitas dan jaringan perwakilan perdagangan RI guna menjajaki peluang pasar di berbagai negara,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menilai program ini dapat mendorong pergerakan wisatawan nusantara. Program tersebut juga diharapkan meningkatkan belanja masyarakat selama masa libur sekolah.

Pemerintah telah menyiapkan berbagai stimulus transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat. Di antaranya berupa diskon tiket kereta api, angkutan laut, dan stimulus sektor penerbangan.

“Momentum libur sekolah menjadi saat yang tepat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mendorong konsumsi masyarakat. Program BINA Holiday and Back to School 2026 sangat relevan karena menghubungkan aktivitas berwisata dengan belanja produk-produk Indonesia,” kata Ni Luh Puspa.

Program ini merupakan gerakan kolaboratif sektor ritel, pusat perbelanjaan, pariwisata, transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, dan UMKM. Program tersebut bertujuan meningkatkan aktivitas belanja dan wisata dalam negeri selama musim liburan sekolah.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi nasional. "Kolaborasi tersebut untuk mendorong masyarakat berbelanja dan berwisata di Indonesia dengan target perputaran ekonomi mencapai Rp30 triliun,” ujarnya.

BINA merupakan program belanja yang diinisiasi HIPPINDO dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak 2024. Pada pelaksanaan BINA Lebaran 2026, program tersebut mencatat transaksi Rp54,9 triliun atau melampaui target Rp53,38 triliun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....