Kemendag Undang Pengusaha Riyadh Hadiri Dua Pameran Dagang di RI
- 05 Jun 2026 23:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemendag melalui Atase Perdagangan RI Riyadh mengundang pengusaha Arab Saudi menghadiri dua pameran dagang di Indonesia.
- Dua pameran tersebut adalah Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026 dan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.
- Undangan disampaikan Atase Perdagangan RI Riyadh Zulvri Yenni.
RRI.CO.ID, Riyadh - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Atase Perdagangan RI Riyadh mengundang pelaku usaha Riyadh, Arab Saudi, ke pameran perdagangan internasional di Indonesia. Terdapat dua pameran yang akan digelar, yaitu Halal Indonesia International Industry Expo 2026 dan Trade Expo Indonesia 2026.
Undangan tersebut disampaikan Atase Perdagangan RI Riyadh Zulvri Yenni. Pertemuan berlangsung di kantor Riyadh Chamber pada 21 Mei 2026.
Halal Indo 2026 akan digelar pada 24-27 September 2026. Sementara itu, TEI 2026 akan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026.
Zulvri mengatakan banyak produk unggulan Indonesia siap ekspor akan ditampilkan. Ia mengajak pelaku usaha Arab Saudi menjalin kontak bisnis dengan mitra Indonesia.
“Kami mengundang seluruh anggota Kadin Riyadh untuk berpartisipasi dan menjalin kontak bisnis dengan para pelaku usaha Indonesia. Halal Indo 2026 dan TEI 2026 merupakan ajang strategis untuk memperkuat hubungan sekaligus memperluas jaringan bisnis antara Indonesia dan Arab Saudi,” ujar Zulvri dalam keterangan yang diterima RRI, Jumat 5 Juni 2026.
Pada pertemuan tersebut turut dibahas peningkatan kerja sama perdagangan Indonesia dan Arab Saudi. Pembahasan dilakukan bersama perwakilan Riyadh Chamber.
Sementara itu, Director of International Cooperation Department Riyadh Chamber Mansour Alajmi menyatakan dukungannya terhadap agenda promosi Indonesia. Riyadh Chamber siap membantu berbagai kegiatan perdagangan kedua negara.
Menurut Mansour, dukungan tersebut mencakup business matching dan misi dagang. Dukungan juga mencakup klarifikasi pelaku usaha Arab Saudi.
Riyadh Chamber juga siap menyediakan daftar pengusaha Arab Saudi berdasarkan sektor usahanya. Langkah tersebut mendukung peningkatan kerja sama perdagangan kedua negara.
“Indonesia merupakan salah satu negara tujuan misi dagang pengusaha Arab Saudi di samping Malaysia, Tailan, dan Vietnam. Kami siap mendukung dan menyosialisasikan agenda promosi di Indonesia agar buyer potensial dapat hadir dan bertransaksi saat pameran,” ujar Mansour.
Menurut Mansour, kerja sama tersebut sejalan dengan implementasi Visi Saudi 2030. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara.
Pada Januari hingga April 2026, total perdagangan Indonesia dan Arab Saudi mencapai USD1,59 miliar. Nilai ekspor Indonesia ke Arab Saudi mencapai USD676 juta.
Sepanjang 2025, total perdagangan Indonesia dan Arab Saudi mencapai USD6,53 miliar. Nilai ekspor Indonesia ke Arab Saudi tercatat sebesar USD2,88 miliar.
Komoditas ekspor Indonesia meliputi kendaraan dan bagiannya serta lemak dan minyak hewani atau nabati. Indonesia juga mengekspor kapal laut, makanan olahan, serta kayu dan barang dari kayu.
Sementara itu, impor dari Arab Saudi meliputi garam, belerang, dan kapur. Indonesia juga mengimpor plastik, bahan kimia organik, berbagai produk kimia, dan buah-buahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....