Bapanas "Geber" Gerakan Pangan Murah jelang Iduladha 147 Hijriah

  • 26 Mei 2026 10:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggencarkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.

RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggencarkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kelik Budiana mengatakan pelaksanaan GPM terus diperluas di berbagai daerah. Program tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau.

“Kami terus mendorong adanya GPM,” ujarnya di Jakarta, Selasa 26 Mei 2026. Menurut dia, hingga Januari-Mei 2026 tercatat diselenggarakan 4.973 GPM di 36 provinsi dan 374 kabupaten/kota.

Khusus pada Mei 2026 telah diselenggarakan 518 GPM di 21 provinsi dan 143 kabupaten/kota. Menurut Kelik, GPM membantu menekan harga pangan agar tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Program tersebut dilaksanakan hingga tingkat kecamatan, pasar rakyat, dan permukiman warga. Pelaksanaan GPM terbanyak pada Mei 2026 tercatat di Sumatra Utara 99 kali, Jawa Barat 95 kali, dan Sulawesi Selatan 83 kali.

Kegiatan serupa juga berlangsung di berbagai daerah lain seperti Aceh, Bengkulu, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Papua Selatan. Kelik mengatakan pemerintah daerah turut melakukan berbagai inovasi untuk memperluas jangkauan program.

Di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, GPM dilakukan secara keliling melalui program on the road. Pemerintah daerah setempat menyebut stabilisasi harga pangan membutuhkan gerakan nyata di lapangan.

“Kami tidak ingin masyarakat terbebani harga kebutuhan pokok yang melambung menjelang Iduladha,” kata Bupati Barito Utara, Shalahuddin. Karena itu, lanjut dia, gerakan ini akan terus dijalankan dengan turun langsung ke lapangan

Menurut Shalahuddin, GPM keliling membantu menjaga daya beli masyarakat. Komoditas yang dijual dipastikan memiliki kualitas baik dengan harga lebih murah dibanding pasaran.

“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga ketahanan pangan,” ujarnya. Selain itu untuk mengendalikan laju inflasi daerah, serta memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kepada masyarakat

Pemerintah Kota Banda Aceh juga menggelar GPM di sejumlah kecamatan. Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal, mengatakan kegiatan tersebut rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Kegiatan pangan murah ini rutin kami lakukan di beberapa kecamatan,” ujarnya. Namun, karena menjelang Iduladha, Afdhal berharap kegiatan ini bisa membantu mengurangi dampak inflasi dan menjaga harga tetap stabil.

Pemerintah Kota Banda Aceh menyiapkan sekitar 1.200 paket pangan murah untuk masyarakat. Program tersebut juga akan diperluas ke kecamatan lain dalam beberapa hari mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....