Kementerian Perindustrian Pacu Ekspor Kerajinan IKM hingga Tembus Rp1,83 Miliar

  • 15 Mar 2026 10:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakata - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memacu ekspor kerajinan industri kecil menengah (IKM) nasional hingga menembus Rp1,83 miliar. Ia menyatakan pemerintah terus konsisten memperluas akses pasar mancanegara melalui berbagai pameran dagang dunia.

"Akses pameran internasional menjadi kesempatan besar dan ajang pembuktian bagi IKM dan Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan produknya sejajar dan bahkan mampu bersaing dengan produk luar negeri lainnya," ujar Agus di Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.

Agus mengatakan partisipasi pameran global mampu menghasilkan sebuah kerja sama bisnis yang sangat berkelanjutan. Ia menjelaskan pembeli asal Eropa sangat mempertimbangkan aspek kualitas serta tanggung jawab sosial.

"Mereka memperhatikan kualitas produk dan menimbang asal usul bahan baku, serta tanggung jawab sosial produsen terhadap para perajin. Jika sampai deal dengan mereka, berarti reputasi IKM kita dianggap sangat baik, nama lndonesia harum di pasar internasional," kata Agus.

Baca juga:

Dirjen Industri lndustri Kecil, Menengah dan Aneka Reni Yanita menyebut produk industri asal Bantul sukses menembus pasar global. Ia menyatakan nilai ekspor mencapai angka USD108 ribu sepanjang awal tahun 2026.

"Hal ini membuktikan bahwa produk kerajinan Indonesia benar-benar berkualitas dan memiliki daya saing kuat di pasar global. Kondisi ini membuat buyer yakin melakukan pembelian ulang dan meningkatkan kepercayaan potential buyer lainnya," ujar Reni.

Reni mengungkapkan total volume pengiriman produk dekorasi rumah tersebut mencapai jumlah 9.514 pieces. Ia menyebut angka penjualan ekspor itu setara dengan total nilai Rp1,83 miliar.

Baca juga:

Reni menjelaskan perusahaan PT Indo Risakti merupakan salah satu peserta pameran Ambiente di Jerman. Ia menyebut pelaku industri tersebut menunjukkan tren performa penjualan sangat positif pasca agenda pameran.

"Artinya, IKM yang difasilitasi benar-benar memanfaatkan kesempatan pameran dengan sebaik-baiknya. Mereka juga memenuhi berbagai kriteria ekspor di tengah persaingan pasar global yang ketat," kata Reni.

Reni mengatakan pengiriman barang ke Amerika Serikat pada bulan Januari 2026 mencapai USD26 ribu. Ia menyebut ekspor ke Korea Selatan dan Perancis juga menyumbang angka USD27 ribu.

Reni menambahkan nilai transaksi ekspor pada Maret 2026 menyentuh angka sebesar USD34 ribu. Ia menyatakan rencana pengiriman kembali ke Amerika Serikat akan mencapai nilai USD20 ribu.

Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan menyatakan produk kerajinan Indonesia terbukti mampu bersaing pada pasar global. Ia menyebut keberhasilan ekspor ini sangat didukung oleh desain kuat dan standar internasional.

"Kami cari dan dampingi IKM yang serius untuk mampu memenuhi tren, standar, dan preferensi pasar global. Kami lihat bagaimana peran IKM dalam pemberdayaan masyarakat lokal dan manfaat positif yang dirasakan oleh sekitarnya," kata Budi.

Budi mengatakan pihak kementerian melakukan kurasi yang mendalam sebelum memfasilitasi keikutsertaan pameran internasional. Ia menyebut pemberdayaan masyarakat lokal juga menjadi indikator penting dalam proses penilaian IKM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....