Mendag Pastikan Aktivitas Perdagangan di Kabupaten Pidie Telah Pulih

  • 24 Feb 2026 12:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Pidie - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan seluruh aktivitas ekonomi di Kabupaten Pidie telah kembali normal pascabencana banjir. Hal ini disampaikannya saat meninjau sejumlah pasar rakyat dan gerai ritel untuk memantau kelancaran distribusi barang.

Menurut Mendag, stabilitas harga bahan pokok menjadi indikator utama keberhasilan pemulihan sarana perdagangan di wilayah Provinsi Aceh tersebut. Pemerintah mencatat pasokan barang kebutuhan masyarakat saat ini berada dalam kondisi yang sangat aman dan terkendali.

“Kami ingin memastikan pemulihan sarana perdagangan pascabanjir serta aktivitas ekonomi dan perdagangan berjalan baik," ujarnya, Senin, 23 Februari 2026. Mendag menyatakan berdasarkan pengamatannya kegiatan ekonomi sudah mulai bergerak dan harga-harga terkendali.

Misalnya harga beras medium yang terpantau sesuai ketentuan pemerintah yakni Rp14 ribu per kilogram. Sedangkan beras jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog dijual seharga Rp12.600 per kilogram.

Komoditas daging ayam ras serta telur ayam kini dibanderol di bawah harga acuan yang ditetapkan otoritas terkait. Budi mengatakan ini mencerminkan kelancaran arus barang dari sentra produksi menuju pasar-pasar tradisional di Kabupaten Pidie.

Mendag juga menyatakan produk minyak goreng bersubsidi MinyaKita tersedia cukup banyak di pasar dengan harga jual Rp15.700. "Ini sesuai harga eceran tertinggi (HET) karena pasokan dari Bulog berjalan lancar kepada pedagang,” katanya.

Meskipun demikian, harga gula pasir masih tercatat cukup tinggi yaitu mencapai Rp19.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu lonjakan permintaan selama Ramadan ditambah kendala pengiriman logistik dari Medan.

Seorang pedagang cabai bernama Fajar mengatakan harga sayuran telah berangsur turun sejak pekan lalu. Harga cabai rawit, misalnya, yang sempat menembus angka Rp100 ribu, kini telah kembali normal dan stabil.

Menurut dia, kondisi pasar kini semakin ramai setelah sempat sepi akibat musibah banjir. "Kami merasa optimistis penjualan akan meningkat lagi," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....