Tekanan Jual Tercatat Sebabkan IHSG Turun 0,56 Persen dalam Sepekan Ini
- 31 Mei 2026 05:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Laporan mingguan BEI menyebutkan, perubahan terjadi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG ditutup pada level 6.127,38 turun 0,56 persen dibandingkan akhir pekan sebelumnya di level 6.162
- Kenaikan dialami oleh kapitalisasi pasar BEI sebesar 0,88 persen menjadi Rp10.729 triliun. Pada pekan sebelumnya, kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp10.635 triliun pada pekan sebelumnya
- Pergerakan nilai tukar rupiah yang cenderung melemah sepekan kemarin juga ikut mempengaruhi pergerakan IHSG
RRI.CO.ID, Jakarta - Pekan kemarin menjadi pekan yang pendek bagi aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perdagangan hanya berlangsung tiga hari karena libur Iduladha dan cuti bersama.
Laporan mingguan BEI menyebutkan, perubahan terjadi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG ditutup pada level 6.127,38 turun 0,56 persen dibandingkan akhir pekan sebelumnya di level 6.162.
Rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga turun sebesar 10,87 persen. Dari 2,37 juta kali transaksi pada pekan lalu menjadi 2,11 juta kali pada pekan ini.
Demikian pula rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini tercatat sebanyak 30,95 miliar lembar saham. Rata-rata volumenya menurun 15,60 persen dari 36,67 miliar lembar saham pekan sebelumnya.
Peningkatan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian pekan ini, yaitu sebesar 30,37 persen. Dari Rp21,77 triliun pada pekan sebelumnya menjadi Rp28,38 triliun pada pekan ini.
Kenaikan juga dialami oleh kapitalisasi pasar BEI sebesar 0,88 persen menjadi Rp10.729 triliun. Pada pekan sebelumnya, kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp10.635 triliun pada pekan sebelumnya.
Akhir pekan ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp8,519 triliun. Sehingga sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp53,971 triliun.
Sentimen pasar saham masih dipengaruhi oleh perkembangan konflik AS-Iran dan pengaruhnya pada harga minyak dunia. Pergerakan nilai tukar rupiah yang cenderung melemah sepekan kemarin juga ikut mempengaruhi pergerakan IHSG.
Tim Analis Phintraco Sekuritas mengatakan, pelaku pasar juga mengantisipasi rebalancing indeks MSCI. Terjadi tekanan jual terhadap sejumlah saham yang dikeluarkan oleh MSCI, tapi sebagian saham mengalami kenaikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....