Jelang Pengumuman Suku Bunga BI, Rupiah Dibuka Menguat Tipis

  • 17 Mar 2026 11:07 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rupiah menguat terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan hari ini
  • Bank Indonesia akan mengumumkan kebijakan suku bunga atau BI Rate hari ini
  • Perkembangan perang AS-Iran dan Selat Hormuz ikut menentukan arah rupiah hari ini

RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat di awal perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 10.30 WIB, rupiah terpantau menguat 0,07 persen menjadi Rp16.985 per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan Senin kemarin, rupiah melemah 0,23 persen ke posisi Rp16.997 per dolar AS. Analis Pasar Uang dari Valbury Sekurita, Fikri C. Permana memperkirakan rupiah akan terapresiasi hari ini.

"Nilai tukar rupiah kemungkinan ada apresiasi tipis ke Rp16.970 per AS," kata Fikri dalam analisisnya, Selasa, 17 Maret 2026. Salah faktor yang akan menentukan arah rupiah adalah hasil rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan diumumkan hari ini.

Selain itu, perkembangan di Timur Tengah juga dapat memberikan sentimen positif ke pasar. "Beberapa kapal tanker mulai dilepas melewati Selat Hormuz," ujar Fikri.

Hal tersebut memberikan sedikit angin segar di tengah kekhawatiran akan terjadinya krisis energi. Di sisi lain, cadangan darurat minyak juga mulai dilepas ke pasar yang membantu turunnya harga minyak.

Harga minyak hari ini terpantau masih tinggi, minyak Brent naik 2,5 persen menjadi USD102,69 per barel. Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 2,6 persen menjadi USD95,92 per barel.

Sementara itu, muncul harapan AS-Iran akan kembali perundingan. Permintaan AS pada sekutu NATO nya agar memberikan bantuan militer ke Selat Hormuz tidak mendapat tanggapan.

Di sisi lain, sikap Iran mulai melunak membuka Selat Hormuz kecuali untuk kapal-kapal AS dan entitas Israel. Namun Iran menegaskan tidak akan membuka lagi jalur perundingan dengan AS.

Rekomendasi Berita