GM Tractors Dorong Teknologi Alat Berat Listrik di 'Mining Indonesia 2026'
- 10 Sep 2026 01:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- GM Tractors berpartisipasi dalam Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran Jakarta.
- GM Tractors mendorong pemanfaatan teknologi alat berat berbasis Electric Vehicle (EV) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV).
- Teknologi elektrifikasi alat berat dinilai memiliki potensi untuk sektor pertambangan, konstruksi, perkebunan, logistik, dan material handling.
RRI.CO.ID, Jakarta - Transformasi teknologi di industri alat berat terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap solusi operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. PT Gaya Makmur Tractors (GM Tractors) pun mendorong pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui keikutsertaannya dalam "Mining Indonesia 2026".
GM Tractors hadir dalam pameran internasional pertambangan dan mineral recovery yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, 9–12 September 2026. Pameran yang memasuki penyelenggaraan ke-24 tersebut menjadi ajang bagi pelaku industri untuk melihat perkembangan teknologi dan solusi terbaru.
Berlokasi di Area Open Space No. 11, GM Tractors membawa fokus pada pengenalan alat berat berbasis Electric Vehicle (EV) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV) untuk berbagai kebutuhan industri di Indonesia.
Melalui XCMG, salah satu brand alat berat global yang didistribusikan GM Tractors, sejumlah unit ditampilkan dalam Mining Indonesia 2026. Di antaranya Wheel Loader XC938 EV, Wheel Loader XC978 HEV, Wheel Loader XC958, Excavator XE215EV, serta Crane XCT80_Y1.
Kehadiran XC938 EV, XC978 HEV, dan XE215EV menjadi salah satu sorotan utama XCMG dalam pameran tersebut. Ketiga unit itu menunjukkan perkembangan teknologi elektrifikasi yang kini mulai diterapkan pada berbagai jenis alat berat, mulai dari wheel loader hingga excavator.
"GM Tractors ingin membuka peluang lebih luas bagi industri di Indonesia untuk mengenal dan mempertimbangkan teknologi elektrifikasi sebagai bagian dari solusi operasional. Pemanfaatan teknologi EV dan HEV juga dinilai memiliki potensi di berbagai sektor, tidak hanya pertambangan," kata Frankie Makaminang, Direktur Utama PT Gaya Makmur Mobil, dalam sesi konferensi pers, Rabu, 9 September 2026.
Teknologi tersebut dapat diaplikasikan pada sektor perkebunan, konstruksi, logistik, material handling, hingga industri lain yang membutuhkan alat berat dengan performa dan efisiensi operasional. Melalui "Mining Indonesia 2026", pengunjung juga dapat melihat langsung perkembangan teknologi alat berat serta berdiskusi dengan tim GM Tractors mengenai kebutuhan unit, aplikasi, dan solusi yang sesuai dengan karakteristik operasional masing-masing industri.
Selain memperluas portofolio produk, GM Tractors terus memperkuat jaringan dan layanan purna jual bagi pelanggan di berbagai wilayah Indonesia. Hingga 2026, GM Tractors telah memiliki 22 cabang, 11 Service Point, dan 7 Job Site Support.
Secara keseluruhan, GM Group memiliki 82 jaringan yang mencakup cabang, dealer, service point atau service center, hingga job site support di berbagai daerah. Penguatan jaringan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendekatkan layanan kepada pelanggan, termasuk melalui layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, dan dukungan teknis.
"Komitmen tersebut sejalan dengan prinsip 'Serve With Heart' yang diusung GM Tractors dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan," ujar Frankie.
Tak hanya menampilkan produk, booth GM Tractors juga menghadirkan berbagai kegiatan interaktif selama Mining Indonesia 2026. Mulai dari product presentation, penampilan DJ dan perkusi, dancer performance, hingga interactive games.
Melalui keikutsertaannya dalam Mining Indonesia 2026, GM Tractors mendorong pemanfaatan teknologi alat berat yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperluas akses industri Indonesia terhadap perkembangan solusi elektrifikasi pada sektor alat berat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....