Visa dan MRT Jakarta Resmikan Stasiun MRT Blok A Visa

  • 11 Agt 2026 15:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Visa pemimpin global dalam pembayaran digital, bersama PT MRT Jakarta meresmikan Stasiun MRT Blok A Visa. Keduanya melanjutkan kemitraan strategis kedua pihak dalam memperluas akses pembayaran nirsentuh berbasis standar global di transportasi publik Jakarta.

Peresmian ini hadir setelah peluncuran penerimaan kartu kredit Visa dan kartu berbasis EMV lainnya di jaringan MRT Jakarta. Sehingga pengguna memiliki pilihan pembayaran tambahan yang cepat, praktis, dan melengkapi metode yang sudah ada.

Kebutuhan akan pilihan pembayaran yang lebih cepat semakin relevan seiring tingginya mobilitas warga Jakarta. PT MRT Jakarta mencatat sebanyak 4,5 juta pelanggan menggunakan layanannya sepanjang Juni 2026, dengan rata-rata 150.302 pelanggan per hari.

Arus perjalanan yang tinggi ini menegaskan pentingnya sistem pembayaran. Yang dapat membantu mengurangi hambatan di gerbang masuk dan mendukung pengalaman perjalanan yang lebih lancar.

Riset Visa Economic Empowerment Institute juga mencatat metode pembayaran nirsentuh secara global terbukti membantu warga kota besar menghindari antrean tiket. Yang selama ini kerap menjadi hambatan dalam perjalanan sehari-hari.

“Pembayaran open-loop atau pembayaran langsung dengan kartu berstandar global tanpa tiket atau kartu khusus. Menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern karena membuat transportasi publik menjadi lebih mudah diakses," ujar Country Manager, Visa Indonesia, Vira Widiyasari.

"Dan memberikan pengalaman yang lebih nyaman dalam menggunakan transportasi publik Studi Global Urban Mobility Visa menunjukkan bahwa tiga dari lima responden akan lebih sering menggunakan transportasi umum. Jika tersedia pengalaman pembayaran yang mudah dan terintegrasi di berbagai moda.

Melalui peluncuran Stasiun MRT Blok A Visa, kata dia, pihaknya ingin menegaskan komitmen Visa untuk mendukung mobilitas harian masyarakat Jakarta. Yakni melalui akses pembayaran nirsentuh berstandar global yang lebih praktis bagi warga, komuter, dan wisatawan mancanegara.

Blok A telah lama menjadi denyut mobilitas warga Jakarta Selatan, tempat bertemunya kawasan hunian, perkantoran, dan pusat ekonomi. Pemilihan Blok A sebagai lokasi kemitraan ini menunjukkan bahwa Visa hadir di titik-titik mobilitas yang paling dekat dengan keseharian warga urban Jakarta.

“Kerja sama antara MRT Jakarta dan Visa ini menambah jumlah stasiun di fase 1 lin utara selatan yang telah dilengkapi dengan program hak penamaan. Yaitu 11 stasiun. MRT Jakarta menjadi pionir dalam menerapkan pendekatan bisnis ini sebagai salah satu inovasi kemitraan antara sektor publik dan swasta," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat.

Sekaligus, kata dia, menjadi transportasi publik pertama di Jakarta, bahkan di Indonesia, yang mengimplementasikannya. Bagi MRT Jakarta, program Hak Penamaan Stasiun ini menunjukkan ruang publik dapat menjadi media kolaborasi dengan dunia usaha atau bisnis tanpa mengurangi fungsinya sebagai fasilitas publik.

"Kami berharap agar kolaborasi kali ini menjadi awal dari berbagai inovasi lainnya. Yang akan memperkuat ekosistem transportasi publik di Jakarta menjadi lebih modern, inklusif, dan berorientasi kepada pelanggan,” kata dia.

Peresmian Stasiun MRT Blok A Visa menjadi kelanjutan dari langkah sebelumnya, ketika Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluncurkan sistem pembayaran tiket nirsentuh. Untuk menggunakan kartu kredit Visa dan kartu berbasis EMV lainnya di Stasiun Bundaran HI pada 29 Juli 2026.

Kehadiran pilihan pembayaran ini melengkapi metode yang sudah tersedia di MRT Jakarta. Sekaligus memberikan akses yang lebih familiar bagi pengguna kartu berstandar global, termasuk wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jakarta.

Lebih dari sekadar pilihan pembayaran tambahan, kolaborasi ini mendukung kesiapan Jakarta sebagai kota global yang semakin terhubung. Modernisasi transportasi publik menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai salah satu dari 50 Kota Global Terbaik pada 2030.

Dengan akses pembayaran nirsentuh yang aman, praktis, dan berstandar global, inisiatif ini sejalan dengan agenda transformasi pembayaran digital nasional sekaligus membantu. Untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih mudah bagi masyarakat.

Dari sisi pariwisata, kemudahan pembayaran ini turut memperkuat daya tarik Jakarta dan Indonesia bagi wisatawan mancanegara. Melalui jaringan global Visa, wisatawan mancanegara dapat menggunakan kartu Visa yang sudah mereka miliki untuk mengakses MRT Jakarta dengan pengalaman pembayaran yang lebih familier.

Kemudahan ini membuat perjalanan di dalam kota lebih sederhana sejak tiba di stasiun, sekaligus mendukung misi pemerintah. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing hingga 16 juta per tahun dan memperkuat posisi Jakarta sebagai kota yang terbuka, terhubung, dan siap melayani mobilitas dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....