KAI Kembangkan TOD Manggarai Jakarta Berluas 129 Hektare
- 20 Agt 2026 01:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia mengembangkan kawasan Transit Oriented Development Manggarai seluas 129 hektare.
- Stasiun Manggarai melayani sekitar 162 ribu pelanggan dengan 700 hingga 750 perjalanan kereta per hari.
- Pengembangan kawasan tersebut mengintegrasikan KRL, kereta bandara, TransJakarta, Terminal Manggarai, dan LRT Jakarta.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Manggarai Jakarta Selatan seluas 129 hektare. Pengembangan kawasan tersebut mencakup lahan milik PT Kereta Api Indonesia seluas sekitar 64 hektare.
Stasiun Manggarai saat ini melayani sekitar 162 ribu pelanggan dengan 700 hingga 750 perjalanan kereta harian. PT Kereta Api Indonesia melaporkan data pergerakan masyarakat harian tersebut pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin menyatakan mobilitas tinggi menjadi alasan penting pengembangan kawasan. Aktivitas gate in pelanggan Kereta Rel Listrik atau KRL di Manggarai mencapai 5.142.739 pelanggan pada 2023.
“Manggarai memiliki peran besar dalam mobilitas masyarakat Jabodetabek. Karena itu, pengembangannya perlu melihat stasiun dan kawasan di sekitarnya sebagai satu kesatuan agar perpindahan antarmoda, akses pejalan kaki, dan aktivitas masyarakat semakin terhubung,” kata Bobby.
Jumlah pengguna KRL di Stasiun Manggarai meningkat sekitar 8,42 persen menjadi 5.575.711 pelanggan pada 2024. Volume gate in pelanggan mencapai 5.456.309 pelanggan pada 2025 serta 2.716.932 pelanggan pada Januari hingga Juni 2026.
Peran Stasiun Manggarai diperkuat layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta yang melayani 1.970.531 pelanggan pada 2023. Jumlah penumpang kereta bandara tersebut meningkat menjadi 2.242.536 pelanggan pada 2024 dan 2.346.934 pelanggan pada 2025.
VP Corporate Communication KAI Anne Purba mencatat sebanyak 230.314 pelanggan kereta bandara sepanjang Januari hingga Juni 2026. Pengembangan TOD Manggarai diarahkan memperkuat konektivitas dengan TransJakarta, Terminal Manggarai, hingga Lintas Raya Terpadu atau LRT Jakarta.
“KAI ingin memastikan pertumbuhan mobilitas di Manggarai diikuti dengan kualitas konektivitas kawasan yang semakin baik. Tujuannya agar masyarakat semakin mudah menggunakan transportasi publik dan menjalani aktivitas sehari-hari,” kata Anne.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....