Kementan Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Nasional lewat NLP Expo 2026

  • 01 Mei 2026 21:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementan Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Nasional lewat NLP Expo 2026
  • Kementan Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Nasional

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penguatan ekosistem peternakan nasional melalui Nusantara Livestock & Poultry (NLP) Expo 2026. Kementan menilai ajang tersebut sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat rantai pasok, investasi, dan akses pasar produk peternakan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Nuryani Zainuddin, menyampaikan hal tersebut dalam peluncuran NLP Expo 2026 di Jakarta. Ia berharap expo ini dapat menjadi wadah promosi, pertukaran informasi, inovasi teknologi, dan penguatan jejaring bisnis.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki akses terhadap informasi, teknologi, dan peluang investasi. Hal ini guna mendorong pertumbuhan sektor peternakan secara berkelanjutan," kata Nuryani pada peluncuran NLP Expo 2026, di Jakarta, seperti dikutip, Kamis, 30 April 2026.

Ia menambahkan, penguatan sektor tidak hanya pada produksi, tetapi juga kualitas, keamanan pangan, dan perluasan pasar domestik maupun global sebagai bagian dari ketahanan pangan. "Penguatan tersebut perlu didukung ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir agar meningkatkan daya saing produk peternakan Indonesia," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhamad menjelaskan, NLP Expo 2026 dirancang sebagai platform terintegrasi yang mempertemukan pelaku industri dari hulu hingga hilir. Tujuannya, untuk memperkuat kemitraan bisnis dan mendorong adopsi inovasi.

"Kami melihat NLP Expo 2026 tidak hanya sebagai pameran, tetapi sebagai platform strategis untuk mempertemukan pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang saling terhubung," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai kementerian, asosiasi, dan mitra strategis diharapkan mampu mendorong penguatan ekosistem industri peternakan secara menyeluruh. Mulai dari sisi produksi hingga distribusi dan hilirisasi.

Sementara,Ketua IV Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), Asrokh Nawawi menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada ayam broiler dan petelur, serta mulai melakukan ekspor.

"Indonesia mempunyai kekuatan perunggasan yang sangat besar. Kami melihat NLP Expo 2026 hadir sebagai etalase informasi, jembatan bisnis, sekaligus pusat edukasi bagi seluruh pelaku industri," kata dia.

Sebagai informasi, Nusantara Livestock & Poultry Expo akan diselenggarakan pada 4–7 November 2026 di ICE BSD City, Tangerang, yang dirangkaikan dengan Indonesia Agriculture Technology Expo (Indogritech). Kedua pameran ini diharapkan mampu memperkuat integrasi inovasi dari hulu hingga hilir sektor pertanian dan peternakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....