POROZ Nilai Perlu Kehati-hatian dalam Konten Iklan Terkait Zakat

  • 03 Apr 2026 00:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Diksi dalam iklan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan persepsi kurang tepat di masyarakat
  • Sebagai perusahaan besar, IM3 Indosat diharapkan menggunakan contoh edukasi anti-penipuan yang lebih netral

RRI.CO.ID, Jakarta - Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) menyampaikan keberatan terhadap materi iklan luar ruang IM3 Indosat. Iklan tersebut ditemukan pada moda transportasi publik dengan pesan: "Telpon Ngajak Zakat, Jangan Diangkat! Jangan-jangan Scammer."

POROZ menilai perlunya kehati-hatian dalam penyusunan konten iklan terkait isu zakat. Diksi dalam iklan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan persepsi kurang tepat di masyarakat.

Dalam pernyataan sikapnya, POROZ menyoroti potensi stigmatisasi terhadap kewajiban agama. Menempatkan "ajakan zakat" sebagai indikasi penipuan dinilai kurang sensitif terhadap nilai keagamaan.

POROZ menilai narasi tersebut berpotensi merugikan lembaga amil zakat resmi. Hal ini dapat menimbulkan keraguan masyarakat merespons layanan edukasi dan penjemputan zakat.

Layanan tersebut selama ini dilakukan sesuai UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. POROZ juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab sosial dalam penyusunan komunikasi publik.

Sebagai perusahaan besar, IM3 Indosat diharapkan menggunakan contoh edukasi anti-penipuan yang lebih netral. Pendekatan tersebut diharapkan tidak menyudutkan ritual ibadah tertentu.

“Iklan seperti ini bermasalah. Perlu kehati-hatian," ujar Ketua Umum POROZ Bukhori Muslim dalam keteranganya, Kamis, 2 April 2026.

POROZ juga menyampaikan sejumlah harapan kepada pihak IM3 Indosat. Salah satunya permohonan maaf terbuka kepada umat Islam dan organisasi pengelola zakat.

Permohonan maaf diharapkan disampaikan melalui media nasional dan media sosial resmi perusahaan. POROZ juga mendorong peninjauan materi iklan di berbagai platform.

Selain itu, diperlukan komitmen perbaikan dalam supervisi konten kreatif ke depan. Langkah ini penting untuk mencegah konten yang berpotensi menimbulkan polemik.

POROZ berharap langkah tersebut segera ditindaklanjuti oleh IM3 Indosat. Upaya ini penting untuk menjaga kondusivitas dan saling menghormati di ruang publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....