LPDB Siap Kucurkan Rp20 Miliar, Ekspor Manggis Subang Masuk Fase Ekspansi
- 27 Feb 2026 13:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Rencana penguatan permodalan menjadi sorotan dalam pelepasan ekspor manggis tahap kedelapan oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm ke China. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyiapkan dukungan pembiayaan bertahap, mulai dari Rp4 miliar hingga berpotensi mencapai Rp20 miliar.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, suntikan modal tersebut ditujukan untuk memperkuat kapasitas usaha koperasi. Baik dari sisi manajemen, penyerapan hasil panen petani, hingga ekspansi pasar ekspor.
“Nanti ketika koperasi ini bisa dikembangkan kami akan mendorong pembiayaannya hingga Rp20 miliar. Tetapi tentunya harus melalui proses inkubasi dan pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Ferry, lewat keterangannya, Jumat, 27 Februari 2026.
Pada pengiriman kali ini, koperasi melepas 3 ton manggis. Secara akumulatif, nilai transaksi ekspor telah mencapai Rp6,6 miliar sejak pengiriman perdana.
Manajemen koperasi menyebut permintaan ekspor manggis dan nanas terus meningkat. Sayangnya, kapasitas pembiayaan belum mampu mengimbangi kebutuhan produksi dan penguatan pascapanen.
"Dengan dukungan pembiayaan dan ekosistem yang kuat, ekspor dari Subang diharapkan tidak hanya meningkat dari sisi volume. Tetapi juga memberi dampak langsung pada kesejahteraan petani," ucapnya.
Direktur Utama LPDB Krisdiyanto menyatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan profiling dan pemetaan usaha. Dari hasil awal, koperasi dinilai layak untuk mendapatkan pembiayaan sekaligus pendampingan agar bisa tumbuh lebih besar.
Selain memperkuat ekspor manggis, koperasi juga berencana mengembangkan unit usaha pengemasan nanas kaleng untuk pasar Timur Tengah. Langkah ini dinilai sebagai strategi diversifikasi agar koperasi tidak hanya bergantung pada satu komoditas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....