Program TJSL PLN Jangkau Lebih 700 Ribu Penerima Manfaat di 2025

  • 18 Feb 2026 22:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN berhasil menjangkau 701.938 penerima manfaat melalui 1.627 program sepanjang tahun 2025. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut dihadirkan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat.

Realisasi program tersebut juga berhasil menyerap sebanyak 34.408 tenaga kerja dari berbagai wilayah. Selain itu, program-program tersebut melibatkan sebanyak 23.335 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di 38 provinsi.

“PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga hadir sebagai agen transformasi sosial yang aktif mendorong kesejahteraan masyarakat. Melalui program TJSL yang berlandaskan creating shared value (CSV), diharapkan upaya ini dapat terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan di berbagai sektor," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya, Selasa, 18 Februari 2026.

Program TJSL PLN tersebut berfokus pada tiga pilar utama untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Tiga pilar tersebut yaitu pendidikan, lingkungan, serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Program TJSL PLN kami rancang agar senantiasa selaras dengan pencapaian SDGs, sehingga tidak hanya memberikan manfaat langsung jangka pendek, tetapi juga menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian nasional,” ucap Darmawan.

Salah satu programnya berkolaborasi bersama TNI dalam membangun fasilitas dapur bergizi di Kabupaten Bogor. Program tersebut menyediakan 3.900 porsi makanan bergizi gratis bagi masyarakat setiap harinya secara berkelanjutan.

PLN turut memastikan pemerataan akses listrik yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Program sambung listrik gratis telah diberikan kepada lebih dari delapan ribu keluarga prasejahtera pada 2025.

“Melalui program sambung listrik, kami ingin memastikan keadilan energi benar-benar terwujud, sehingga masyarakat prasejahtera memiliki akses yang setara terhadap listrik untuk meningkatkan kualitas hidup, produktivitas, serta membuka peluang usaha dan pendidikan,” kata Darmawan.

Di sektor lingkungan, PLN secara konsisten menjalankan program penghijauan berkelanjutan sebagai wujud komitmen ESG perusahaan. Sebanyak 145 ribu lebih pohon telah berhasil ditanam pada 41 lokasi unit PLN berbeda.

Program sanitasi dan air bersih turut dibangun untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup seluruh masyarakat. PLN membangun ratusan titik sumur bor serta fasilitas MCK bagi 15.265 penerima manfaat di Indonesia.

Perusahaan juga terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat lewat Program Pembinaan Mitra dan UMK Naik Kelas. Sebanyak 9.275 UMK kini telah terdaftar dalam dasbor digital PLN Peduli melalui laman resminya.

“UMK adalah tulang punggung perekonomian nasional. Melalui program pembinaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, PLN ingin mendorong UMK naik kelas, meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” ucap Darmawan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan perseroan menunjukkan respons cepat. PLN tidak hanya berfokus memulihkan listrik namun juga menyalurkan beragam bantuan kemanusiaan saat bencana.

“Pascabencana terjadi, PLN tidak hanya hadir untuk memulihkan listrik, tetapi juga untuk menghadirkan harapan. Kami memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, serta terus mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir untuk negeri,” kata Gregorius Adi Trianto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....