Komisi X DPR Soroti Perkembangan Pemulihan Kawasan Wisata Guci
- 18 Feb 2026 12:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi X DPR RI terus menyoroti, perkembangan pemulihan kawasan wisata Guci, di Tegal, Jawa Tengah, pasca dihantam bencana. Anggota Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih mengingatkan, pentingnya percepatan pemulihan dan penataan menyeluruh kawasan Objek Wisata Guci.
Politikus PKS itu pun mengusulkan, akses menuju kolam ikonik Pancuran 13, di wisata Guci digratiskan. Menurutnya, langkah tersebut demi memulihkan ekonomi masyarakat dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
"Sebelum tahun 2019, pengunjung Pancuran 13 Guci dipungut biaya Rp10 ribu. Setelah BKSDA Kemenhut bekerja sama dengan swasta, mulai memungut tarif masuk hingga naik menjadi Rp27.000," kata Fikri dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Fikri menegaskan, pengelolaan kawasan wisata Guci harus diserahkan kembali kepada warga setempat tanpa adanya pungutan retribusi yang memberatkan. Tepatnya, setelah proses revitalisasi dan rekonstruksi kawasan wisata Guci rampung.
"Pengelolaan diserahkan kembali kepada masyarakat, bahkan masyarakat adat pun menyatakan siap untuk mengelolanya. Sekali lagi, pengelolaan tanpa pungutan biaya ini bertujuan untuk menguatkan arti dan makna dari keberadaan Pancuran 13," ucap Fikri.
Kemudian, ia mengingatkan, revitalisasi wisata Guci tidak boleh sekadar berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Penataan komprehensif, wajib menyertakan reboisasi dan langkah konkret mitigasi.
"Jangan sebatas fokus pembangunan fisik. Tapi langkah mitigasi juga perlu, agar bencana banjir bandang serupa tidak terulang di masa mendatang," ujar Fikri.
Sebelumnya, usulan penggratisan masuk ke wisata Guci itu juga sejalan dengan harapan masyarakat setempat. Tokoh masyarakat Guci, Beni Khaeroni menyatakan, sejak awal Pancuran 13 adalah fasilitas publik.
“Kami berharap ke depan tidak lagi dipungut biaya. Agar kembali menjadi daya tarik dan memberi manfaat luas bagi warga,” kata Beni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....