Dirut KAI Tinjau Reaktivasi Jalur Kereta Api Kedungjati-Tanggung

  • 13 Feb 2026 22:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Semarang - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin melakukan kunjungan kerja ke wilayah Semarang. Bobby meninjau kondisi jalur relasi Kedungjati–Tanggung secara langsung pada hari Kamis, 12 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional perusahaan menjelang masa Angkutan Lebaran 2026 mendatang. Kunjungan ini merupakan bagian agenda strategis perusahaan dalam mendorong reaktivasi jalur yang memiliki nilai sejarah.

“Reaktivasi jalur Kedungjati–Tanggung membuka akses ekonomi baru, memperluas mobilitas masyarakat, dan mendorong pengembangan kawasan yang memiliki potensi di sektor pertanian, kehutanan, serta pariwisata sejarah,” ujar Bobby dalam keterangannya di Semarang, Jumat, 13 Februari 2026.

Bobby mengevaluasi kondisi stasiun dan aset prasarana yang diperlukan untuk mendukung proses reaktivasi tersebut. Peninjauan lapangan mencakup aspek keselamatan dan potensi pengembangan kawasan berbasis ekonomi lokal serta pariwisata.

Wilayah Kedungjati dikenal sebagai sentra pertanian serta kawasan hutan jati yang memiliki potensi wisata alam. Konektivitas transportasi yang memadai diharapkan akan dapat memperkuat aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat setempat.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Grobogan mencatat tingkat pengangguran terbuka kabupaten sebesar 3,23 persen tahun 2025. Data tersebut mencatat jumlah penduduk Kedungjati 45 ribu jiwa dan Tanggungharjo sebanyak 43 ribu jiwa.

“Jalur ini adalah bagian dari titik awal sejarah perkeretaapian Indonesia. Pelestarian heritage harus berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya,” kata Bobby.

Stasiun Tanggung merupakan stasiun tertua dengan gaya arsitektur unik yang dikenal dengan sebutan Swiss Chalet. Stasiun Kedungjati memiliki bangunan bersejarah yang menjadi bagian sangat penting dalam perkembangan perkeretaapian nasional.

Rapat koordinasi dengan manajemen Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang membahas kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026. Pengawasan prasarana dan kesiapan sistem darurat menjadi fokus utama guna memastikan layanan yang aman.

“Keselamatan menjadi prioritas utama. Setiap pengembangan jalur harus disertai standar operasional yang ketat agar masyarakat memperoleh layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ucapnya.

"Melalui langkah ini, KAI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan transportasi berbasis rel yang memperkuat konektivitas wilayah, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, serta menjaga warisan sejarah perkeretaapian nasional," kata Vice President (VP) Corporate Communication KAI, Anne Purba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....