Face Recognition Digunakan 890 Ribu Pelanggan KAI selama Januari
- 05 Feb 2026 21:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 890.165 pelanggan jarak jauh menggunakan fitur pemindaian wajah selama Januari 2026. Perusahaan transportasi tersebut melihat peningkatan kebutuhan layanan praktis oleh masyarakat Indonesia pada seluruh stasiun keberangkatan kereta.
Penggunaan layanan pengenalan wajah kini sudah tersedia secara resmi pada 22 stasiun utama di seluruh Indonesia. Fasilitas modern itu memberikan proses verifikasi identitas jauh lebih cepat bagi seluruh penumpang tanpa dokumen fisik.
Implementasi sistem cerdas ini sanggup memangkas biaya cetak tiket penumpang sebesar 32,9 juta rupiah setiap bulan. Penghematan anggaran tersebut terjadi karena kebutuhan pemakaian gulungan kertas mengalami penurunan drastis pada area pintu keberangkatan.
Satu gulung kertas sepanjang 7.200 centimeter biasanya sanggup mencetak tiket sekitar 400 lembar dalam operasional rutin. Manajemen menghitung biaya pencetakan satu tiket secara rinci memiliki nilai ekuivalen sebesar 37 rupiah per pelanggan.
“Bagi pelanggan, face recognition memberikan kemudahan karena proses boarding menjadi lebih cepat dan sederhana. Dari sisi KAI, layanan ini membantu kami menjaga kelancaran operasional sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan,” ujar Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) Anne Purba dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Digitalisasi proses pemeriksaan membantu pelestarian lingkungan melalui pengurangan sampah kertas pada setiap stasiun besar kereta api. Pengurangan penggunaan material fisik ini merupakan bagian strategi utama transportasi publik modern yang sangat ramah lingkungan.
“Kami mengajak pelanggan untuk memanfaatkan fasilitas ini agar proses boarding berjalan lebih lancar dan perjalanan dapat dinikmati dengan lebih nyaman,” kata Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI Wisnu Pramudya.
Sejumlah stasiun besar mencakup Stasiun Bandung hingga Stasiun Surabaya Gubeng menyediakan fasilitas identifikasi biometrik kepada pelanggan. Layanan canggih ini bertujuan meningkatkan efisiensi waktu antrean penumpang sebelum mereka masuk ke dalam gerbong kereta.
Pihak manajemen akan terus mengembangkan layanan berbasis digital guna meningkatkan pengalaman positif bagi seluruh masyarakat Indonesia. Perusahaan kereta api nasional itu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik yang sangat fokus terhadap aspek keberlanjutan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....