KAI Raih Lima Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026

  • 19 Jun 2026 23:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) meraih lima penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Sustainability Award 2026 di Jakarta.
  • KAI Group berhasil mencatatkan pertumbuhan pelanggan sebesar 7,2 persen dengan melayani total 214.045.803 penumpang sepanjang Januari hingga Mei 2026.
  • KAI mempercepat langkah dekarbonisasi melalui pemasangan 113 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pemanfaatan bahan bakar biodiesel ramah lingkungan.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyabet lima piala dalam ajang Indonesia Sustainability Award 2026. Apresiasi bergengsi tingkat nasional tersebut berlangsung di Menara Peninsula Hotel, Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026.

Apresiasi tersebut diberikan karena KAI dinilai sukses mengimplementasikan standar Environmental, Social, and Governance (ESG). Satu penghargaan kategori ESG Leadership Excellence Award dengan lima bintang diraih oleh Muhammad Sahli.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan keterangan resmi mengenai raihan prestasi prestisius tersebut. BUMN transportasi tersebut saat ini tercatat mengelola infrastruktur aktif sepanjang 6.031 kilometer di Indonesia.

“ESG dijalankan dari hal-hal yang langsung dirasakan pelanggan dan publik. Perjalanan harus tepat waktu, akses layanan perlu semakin mudah, energi digunakan lebih hemat, dan distribusi barang melalui rel harus semakin kuat. Penghargaan ini menjadi pengingat agar KAI terus bekerja dengan data, ukuran yang jelas, dan hasil yang bisa dirasakan,” ujar Anne.

Dalam kesempatan terpisah, Anne menjelaskan rincian fasilitas ramah disabilitas yang terus dibangun pihak manajemen. Sepanjang periode Januari sampai Mei tahun 2026, KAI Group sukses melayani total 214.045.803 pelanggan.

“Transportasi publik harus semakin mudah diakses oleh berbagai kelompok pelanggan. Karena itu, KAI terus memperbaiki layanan agar pelanggan perempuan, lansia, disabilitas, keluarga, serta masyarakat umum dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan,” kata Anne.

Inovasi digital tersebut juga dibuktikan lewat peluncuran fitur Female Seat Map sejak tanggal 23 Maret 2025. Fitur khusus ini dirancang untuk memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan ekstra bagi para pelanggan perempuan.

Ia kemudian turut menambahkan penjelasan terkait keunggulan sistem distribusi logistik nasional berbasis transportasi perkeretaapian. Volume total angkutan barang menggunakan moda kereta api tercatat mencapai 26.486.417 ton pada periode tersebut.

“Rel memberi pilihan logistik yang lebih kompetitif bagi pelaku usaha. Ketika distribusi barang semakin efisien, manfaatnya dapat masuk ke rantai ekonomi yang lebih luas, mulai dari kelancaran pasok, daya saing industri, hingga pengurangan tekanan di jalan raya,” ujar Anne.

Sistem Face Recognition Boarding Gate bahkan telah digunakan pelanggan setia lebih dari 25 juta kali. Penerapan teknologi modern ini secara nyata berkontribusi menghemat penggunaan sekitar 64 juta lembar kertas.

Langkah dekarbonisasi perusahaan juga terus diperkuat melalui implementasi peta jalan penggunaan bahan bakar biodiesel. Target transisi ke bahan bakar ramah lingkungan tersebut diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan komitmen jangka panjang perseroan dalam pelayanan. Hingga Juni 2026, perseroan sukses memasang 113 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai wilayah.

“KAI akan terus menjaga agar setiap inisiatif memiliki ukuran yang jelas, baik dari jumlah pelanggan yang dilayani, tonase barang yang didistribusikan, energi yang dihemat, emisi yang diturunkan, maupun kemudahan yang dirasakan pelanggan. Dengan cara itu, keberlanjutan menjadi bagian dari pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....