KAI Angkut 4,03 Juta Ton Batu Bara Sepanjang Januari

  • 04 Feb 2026 20:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil mengangkut 4,03 juta ton batu bara pada periode Januari 2026. Angkutan bahan tambang ini memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung kelancaran distribusi energi nasional.

Pengiriman tersebut ditujukan guna memenuhi seluruh kebutuhan operasional pada berbagai pembangkit listrik di wilayah Indonesia. KAI juga melakukan optimalisasi kapasitas layanan distribusi agar pasokan energi nasional tetap terjaga dengan aman.

"Saat ini, KAI melayani angkutan batu bara antara lain melalui lima terminal utama, yaitu Kertapati, Sukacinta, Muaralawai, Merapi, dan Banjarsari. Di antara terminal tersebut, Kertapati menjadi pusat modernisasi logistik dengan penerapan conveyor belt system yang terintegrasi dengan shiploader berkapasitas 1.500 ton per jam, sehingga proses bongkar muat berlangsung lebih cepat dan terukur," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

Modernisasi infrastruktur ini mampu mendorong perubahan metode logistik dari cara konvensional menuju sistem yang efisien. Perusahaan mengelola lebih dari 59.000 ton batu bara setiap hari melalui anak usahanya yakni KAI Logistik.

KAI Logistik menerapkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) pada setiap kontainer untuk meningkatkan akurasi pemantauan. Penggunaan inovasi ini mendukung pengelolaan distribusi yang presisi serta mampu mengurangi emisi dari seluruh aktivitas logistik.

Anne menyampaikan mayoritas batu bara diangkut untuk kebutuhan bahan baku bagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Layanan kereta api berperan penting untuk menjaga stabilitas pasokan listrik demi menopang seluruh aktivitas masyarakat luas.

KAI memperkuat komitmen lingkungan dengan menggunakan Biosolar B40 pada seluruh armada lokomotif dan mesin genset. Kebijakan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan tersebut sudah resmi diberlakukan perusahaan sejak bulan Februari tahun 2025.

Langkah nyata ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menurunkan jejak karbon secara signifikan dan berkelanjutan. Penggunaan energi terbarukan pada transportasi logistik turut menyukseskan program transisi energi yang direncanakan oleh pemerintah.

“Melalui layanan yang andal, efisien, dan berkelanjutan, KAI terus menghadirkan solusi logistik yang selaras dengan visi perusahaan untuk menggerakkan transportasi berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI Wisnu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....