Hadir di Sanur, Oakwood Usung Konsep Wellness Tourism

  • 06 Okt 2026 12:33 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Sanur - Oakwood menjadi salah satu akomodasi kepariwisataan yang akan hadir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur. Mengusung konsep wellness tourism dan hospitality, Oakwood Sanur menawarkan unit hotel dan residence kepada calon wisatawan.

PIC Oakwood Sanur sekaligus Senior Manager Ray White Kuta, Agung Dirojo menjelaskan, pembangunan Oakwood Sanur ditarget rampung pada Desember 2027. "Sedangkan serah terima (handover) unit bakal dilakukan pada Maret 2028," ungkapnya di sela-sela Topping Off Oakwood Sanur, yang juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada sejumlah anak Panti Asuhan, di KEK Kesehatan Sanur, Selasa 06 Oktober 2026.

Agung mengatakan, Oakwood Sanur menghadirkan 144 kamar hotel dan 75 unit luxury apartement. Oakwood Sanur dilengkapi dengan sederet sarana pendukung, seperti World-Class SPA, Gym, Sauna menghadap laut, Restoran, Lounge, Laundry, serta akses terintegrasi ke Bali International Hospital (BIH).

“Unit yang kita tawarkan tersedia dalam lima kategori, di antaranya Studio dengan luas mulai 41 meter persegi harga mulai Rp2,6 miliar (fully furnished), 1 Bedroom dengan luas mulai 80 meter persegi harga mulai Rp5,3 miliar, 2 Bedroom dengan luas mulai 114 meter persegi harga mulai Rp7,6 miliar dan memiliki beberapa tipe besar dari 3 bedroom sampai penthouse dengan luas 450 meter persegi dengan konsep 2 lantai,” jelasnya.

“Status Kepemilikan menggunakan sistem hak sewa (leasehold) selama 30 tahun dengan sisa 28 tahun saat serah terima,” lanjut Agung seraya menyebut Oakwood Sanur dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi atau 0,5 hektare.

Terkait pemilihan lokasi, Agung menyampaikan, KEK Kesehatan Sanur adalah destinasi yang kini berkembang pesat. Bahkan secara pengelolaan wilayah, Sanur disebut memiliki fasilitas yang mampu menjawab kebutuhan wisatawan.

“Pedestrian di Sanur sudah bagus, sekarang juga banyak spot komersial yang baru. Dan memang sekarang dari sisi marketnya sedang banyak permintaan untuk di kawasan Sanur,” ujarnya.

“Terutama untuk kawasan KEK di sini yang sangat terintegrasi. Makanya Oakwood di sini menyediakan hotel dan residence, dan ini yang pertama kali ada di Sanur,” tambahnya.

Menurut Agung, sejauh ini permintaan banyak datang dari warga asing. Namun pihaknya tidak menutup kemungkinan, Oakwood Sanur memiliki pangsa pasar luas di dalam negeri.

“Apalagi di Sanur marketnya lebih ke family. Mereka, khususnya wisatawan asing itu mau menetap di Sanur untuk jangka panjang, biasanya 6 bulan di Indonesia, 6 bulan di negara asalnya, sebagai holiday home juga, atau yang kedua sebagai investasi,” ungkapnya.

“Dari Oakwood kita mengambil brand Oakwood ini kan bagus ya dari Ascott. Jadi dengan brand seperti itu juga ada key pointsnya itu lebih ke investasi, bisa dimanajemenkan oleh Oakwood juga. Oakwood hadir sebagai luxury residencial dan sangat diminati baik lokal maupun asing,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....