Gunung Roraima: Dunia Kehidupan di Atas Awan
- 15 Sep 2026 11:41 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Dikutip dari akun instagram milik @gensmartt, di perbatasan Venezuela, Guyana, dan Brazil, berdiri sebuah tepui bernama Gunung Roraima. Gunung Roraima merupakan gunung berpuncak datar dengan tebing-tebing raksasa yang menjulang ratusan meter di atas hutan.
Tidak hanya bentuknya yang luar biasa, puncak tepui Roraima terdapat bebatuan yang usianya mencapai hampir 2 miliar tahun.
| Baca juga: Ratusan Pelaku Industri Gabung BaliCEB |
Roraima tersusun dari batuan kuno dalam formasi Roraima. Tepui-tepui di kawasan ini merupakan sisa dataran tinggi purba yang telah mengalami erosi selama waktu geologis yang sangat panjang.
Kabarnya, tepui tersebut terpisah dari hutan dibawahnya pada jutaan tahun lalu. Tebing-tebing vertikal yang menjulang ratusan meter membuat puncak tepui ini sulit dijangkau dari dataran rendah. Isolasi geografis yang terjadi berlangsung sangat lama sehingga menciptakan lingkungan yang berbeda dari hutan di bawahnya.
Puncak Roraima sering diselimuti hujan dank abut. Permukaannya didominasi batuan, genangan air, lumut dan tumbuhan yang mampu bertahan dalam kondisi lemah nutrisi.
Kondisi ini membantu menciptakan habitat dengan tumbuhan dan hewan yang sangat unik, bahkan sejumlah spesies yang hanya bisa ditemukan di kawasan tepui.
Di Roraima, hidup berbagai tumbuhan karnivora sperti Heliamphora. Tumbuhan ini menangkap serangga untuk mendapatkan nutrisi tambahan karena tanah di puncak tepui sangat minim unsur hara.
Salah satu penghuni unik Roraima adalah Katak Hitam Roraima atau Oreophrynella Quelchii. Spesies ini hanya dapat ditemukan di tepui-tepui di wilayah Roraima dan telah beradaptasi dengan kondisi ekstrem di puncak gunung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....