PHRI: Security Jadi Garda Terdepan Pariwisata Bali
- 28 Jan 2026 12:14 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Bali berhasil menyandang predikat Destinasi Terbaik Dunia 2026 versi TripAdvisor. Predikat itu menjadi buah dari sinergi pelaku industri akomodasi kepariwisataan termasuk satuan pengamanan (satpam/security).
Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyatakan, security memiliki peran signifikan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di sektor pelesiran. Diakui keamanan dan kenyamanan menjadi modal untuk menjaga kepercayaan calon wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.
"Garda terdepan kita kan security. Oleh sebab itu kita menaruh harapan ke depan, untuk menjaga Bali ini, security-security ini khususnya di unit-unit kerja mereka," katanya kepada wartawan usai pelantikan Bali Solidity Security Association (BSSA) di Denpasar, Rabu 28 Januari 2026.
"Karena banyak juga kejahatan-kejahatan, terjadi di tempat-tempat usaha," lanjutnya.

Pernyataan Cok Ace turut diamini Dir Binmas Polda Bali, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro. Menurut Suwandi, keberadaan security menjadi perpanjangan tangan kepolisian dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Apalagi Bali sebagai daerah pariwisata dan etalase Indonesia di mata dunia. Jadi peran security sebagai mitra dan perpanjangan tangan kepolisian sangat krusial," ujarnya.
Ia menyebut, Direktorat Intelkam Polda Bali telah meluncurkan aplikasi Cakrawasi pada 19 Desember 2025. Pihaknya berharap, seluruh security di Bali berperan aktif dalam melaporkan kejadian yang melibatkan warga negara asing (WNA) melalui aplikasi Cakrawasi.
"Sehingga menekan keterlibatan orang asing sebagai pelaku maupun sebagai korban," katanya.
Ketua BSSA periode 2026 - 2031, Putu Ngurah Suadnyana di tempat yang sama menyampaikan komitmen untuk selalu membantu mewujudkan kenyamanan dan keamanan sektor kepariwisataan Bali. Ia memastikan, seluruh anggota BSSA yang tersebar di unit usaha, seperti hotel dan restoran memiliki komitmen untuk menjaga iklim kepariwisataan Bali.
"Jadi kami membantu pihak kepolisian untuk mengamankan dan pelaporan orang asing dari tingkat hunian hotel kami," ucapnya.
"Tujuannya untuk mengantisipasi beberapa hal, seperti penipuan, dan lain sebagainya," lanjutnya.

Suadnyana mengatakan, permasalahan paling krusial yang terjadi di lapangan adalah penipuan oleh warga negara asing di akomodasi wisata. Oleh karenanya, melalui aplikasi Cakrawasi seluruh security akan mengetahui rekam jejak wisatawan mancanegara selama berada di Bali.
"Aplikasi itu akan memudahkan kepolisian dan kami security di akomodasi wisata mengidentifikasi tamu bermasalah," kata Suadnyana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....