Mitigasi Bencana Jadi Kunci Penguatan Pariwisata Bali 2026

  • 03 Jan 2026 16:05 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Karangasem: Penguatan sector pariwisata harus terus dilakukan. Isu-isu bencana, sampah, kemacetan, kriminalitas hingga akomodasi yang mencoreng citra pariwisata Bali harus segera ditangani.

Praktisi Pariwisata Bali, I Wayan Kariasa, kepada RRI, Sabtu (03/01/2026) menilai mitigasi bencana menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlanjutan dan kepercayaan terhadap pariwisata Bali pada 2026. Menurutnya, pengelolaan risiko kebencanaan harus dilakukan secara serius agar tidak berkembang menjadi sentimen negatif di mata wisatawan.

“Isu kebencanaan tidak boleh dibiarkan menjadi bola liar, karena sangat berpengaruh terhadap kepercayaan wisatawan,” ujar Kariasa.

Ketua PHRI Kabupaten Karangasem itu juga menyebut, selain mitigasi bencana, persoalan pengelolaan sampah dan lingkungan dinilai harus ditangani secara nyata dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya aksi konkret agar komitmen pemerintah dan masyarakat dapat terlihat oleh publik internasional.

“Aksi nyata jauh lebih penting daripada sekadar program,” katanya.

Isu keamanan dan kriminalitas juga menjadi perhatian dalam menjaga citra Bali sebagai destinasi dunia. Kariasa menilai penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk menjamin rasa aman wisatawan.

Ia juga menyoroti tingginya harga tiket penerbangan ke Bali yang dinilai menjadi hambatan serius. Menurutnya, pemerintah daerah perlu memperjuangkan hal tersebut hingga ke pemerintah pusat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....