Penglipuran Terapkan Paket Kunjungan 2026

  • 03 Jan 2026 09:29 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Bangli: Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, mulai 1 Januari 2026 resmi menerapkan sistem paket berkunjung bagi wisatawan. Kebijakan ini menjadi langkah baru dalam pengelolaan pariwisata yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan bertanggung jawab, sejalan dengan visi Penglipuran sebagai desa wisata regeneratif.

Kelian Desa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta, menjelaskan bahwa penerapan paket berkunjung bukan sekadar perubahan mekanisme tiket, melainkan cara desa mengelola pengalaman wisata secara lebih terarah. Melalui sistem ini, desa berupaya menjaga keseimbangan antara kenyamanan wisatawan, kelestarian alam dan budaya, serta kesejahteraan masyarakat adat.

“Melalui paket berkunjung, kami ingin setiap kunjungan tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga ikut merawat hutan bambu, menghidupkan tradisi, dan menguatkan masyarakat adat kami,” ujar I Wayan Budiarta.

Pendapatan dari paket berkunjung akan dikelola secara bertanggung jawab dan diprioritaskan untuk peningkatan kualitas pelayanan wisata, pelestarian budaya dan tradisi, perawatan lingkungan desa, pemberdayaan masyarakat lokal dan UMKM, serta program pemulihan ekologi dan sosial Desa Penglipuran.

Dengan sistem ini, Penglipuran berharap wisatawan tidak hanya menikmati keindahan dan ketertiban desa, tetapi juga memahami nilai-nilai lokal serta merasa menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan desa adat. Pemerintah desa mengajak seluruh wisatawan dan pemangku kepentingan pariwisata untuk bersama-sama mendukung inisiatif ini demi terwujudnya pariwisata yang berbudaya dan berkelanjutan di Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....