Karangasem Siapkan Paket Wisata Sambut Libur Nataru
- 26 Nov 2025 03:54 WIB
- Denpasar
KBRN, Karangasem: Menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2026, pelaku industri pariwisata di Kabupaten Karangasem mulai menyiapkan berbagai paket wisata seperti menginap, paket tur, hingga program hiburan. Upaya ini ditujukan untuk mendorong pergerakan wisatawan domestic maupun mancanegara agar memilih wilayah Bali Timur sebagai lokasi berlibur.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Karangasem, I Wayan Kariasa dikonfrimasi RRI di Karangasem, Selasa (25/11/2025) menyebut hampir seluruh destinasi, hotel, restoran, dan kelompok masyarakat kini mulai menyiapkan kegiatan khusus untuk momen akhir tahun. Paket Nataru juga telah disiapkan oleh sejumlah hotel untuk meningkatkan keterisian kamar selama periode liburan.
Dari sisi strategi, Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Promosi digital akan dimaksimalkan untuk memperkenalkan destinasi alam dan atraksi wisata khas Karangasem.
“Kami juha mengimbau pengelola destinasi agar memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan keselamatan wisatawan, terutama di tengah kondisi cuaca yang memasuki musim hujan”, imbaunya.
Terkait target tingkat hunian, industri perhotelan berharap okupansi saat libur akhir tahun dapat mencapai 70–80 persen mulai 20 Desember hingga awal Januari. Meski demikian, penurunan jumlah wisatawan mancanegara masih menjadi tantangan seiring turunnya kunjungan asing ke Bali secara umum.
“Sepanjang tahun ini, tingkat okupansi hotel di Karangasem berada pada kisaran 40–70 persen, bergantung kelas hotel dan lokasi usaha”, ungkapnya.
Sektor pariwisata juga menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur untuk mendukung peningkatan kunjungan. Sejumlah fasilitas dinilai sudah rusak dan perlu penanganan, termasuk akses jalan dan jaringan digital.
Pengerjaan konservasi Pantai Candidasa yang tengah berlangsung disebut menjadi proyek strategis, karena setelah penambahan pasir putih, kawasan itu diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Karangasem.
“Kami berharap seluruh proyek berjalan lancar dan pemerintah terus memperkuat aksesibilitas wilayah”, jelasnya.
Langkah tersebut diyakini dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, memperbaiki perekonomian masyarakat, serta menambah pendapatan asli daerah Karangasem.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....