Festival Bahari Gaungkan Spirit Konservasi Terumbu Karang
- 21 Okt 2025 14:21 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar : Bali menjadi daerah yang memiliki kekayaan luar biasa di sektor kelautan dan perikanan. Potensi itu membuat Pulau Seribu Pura sangat diperhitungkan sebagai destinasi wisata bahari yang diminati pelancong nusantara dan mancanegara.
Salah satu yang menarik animo wisatawan adalah gugusan terumbu karang yang ada di sekitar Pulau Bali. Sayangnya, sejumlah tantangan mengadang Pulau Dewata yang diberkahi segudang karunia.
Di antaranya degradasi terumbu karang akibat masifnya aktivitas pariwisata dan perikanan. Menyikapi kondisi itu, Praktisi Pariwisata sekaligus aktivis lingkungan Ngurah Paramartha menggagas event bertajuk Festival Bahari.

Paramartha menjelaskan, event yang berlangsung tiga hari (25-27 Oktober 2025) tersebut mengambil lokasi di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Diakui, event ini bertujuan untuk menggaungkan pentingnya upaya konkret dalam konservasi terumbu karang.
"Tanggal 25 Oktober 2025 akan dilaksanakan seremonial pembukaan Festival Bahari. Waktu pembukaan ini bertepatan dengan perayaan Tumpek Wariga, atau bagi kepercayaan masyarakat Hindu, memiliki makna dan tujuan untuk mensyukuri karunia Tuhan atas kesuburan alam, khususnya tumbuh-tumbuhan" katanya kepada wartawan di Denpasar, Senin (20/10/2025).
"Tidak hanya itu, sesuai dengan temanya yaitu Jaladhi Vistara atau Hamparan Samudera, kami ingin mengajak seluruh komponen menyadari akan pentingnya konservasi di sektor kelautan, utamanya terumbu karang," sambungnya.
Paramartha lebih lanjut menjelaskan, Festival Bahari akan diisi dengan sederet kegiatan. Di antaranya penenggelaman stupa dan patung Buddha di titik-titik yang telah ditentukan.
"Kita secara simbolik akan menenggelamkan 36 subcraft ke dalam laut berupa stupa, fishdom dan patung Buddha. Penenggelaman ini akan melibatkan 18 hingga 20 penyelam yang berasal dari masyarakat sekitar dan perwakilan undangan dari Festival ," jelasnya.

Kelompok Kerja Tim Penanggulangan Kerusakan Ekosistem Sungai, Danau, dan Laut Pemerintah Provinsi Bali, I Putu Eka Mahardika di tempat yang sama menyampaikan dukungan pemerintah terhadap event Festival Bahari. Menurutnya semangat konservasi yang diusung selaras dengan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam melestarikan alam dan budaya.
"Dukungan dari pemprov pada prinsipnya kami allout mendukung. Jadi Pemerintah Provinsi Bali mendukung apa yang menjadi inisiatif dari teman-teman di Bondalem di Festival Bahari," ungkapnya.
"Dengan harapan nanti kita mendapat gambaran terkait keberadaan ekosistem laut di situ. Karena target kita adalah konservasi," imbuhnya.
Dukungan itu termasuk memperjuangkan Festival Bahari dalam calender event Kementerian Pariwisata sekaligus masuk sebagai aktivitas konservasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Langkah itu diyakini bakal mempercepat inisiatif dan upaya masyarakat dalam konservasi terumbu karang.
"Ini catatan yang sangat baik, tentu ini akan menjadi potret baik terkait proses bawah laut yang akan menunjukkan gambaran gugusan terumbu karang di lokasi Festival Bahari," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....