Pengembangan Ekowisata Hutan Pinus
- 06 Agt 2025 14:49 WIB
- Denpasar
KBRN, Bangli: Pengembangan ekowisata hutan pinus merupakan salah satu strategi integratif dalam mengelola sumber daya alam berbasis konservasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dalam konteks ini, kawasan hutan pinus di dataran tinggi seperti Kintamani memiliki potensi ekologis dan estetika lanskap yang tinggi, menjadikannya aset strategis dalam pembangunan sektor pariwisata berkelanjutan. Ketua Pengelola Wana Wisata Hutan Pinus Kintamani, I Wayan Sumadhi dikonfirmasi RRI Denpasar menyampaikan, hutan yang ada dirawat bersama dengan masyarakat setempat.
“Hutan pinus ini menjadi bagian dari pengelolaan hutan, yang mana selama ini masyarakat memanfaatkan dengan skema pengelolaan Hutan Kemasyarakatan ada kelompok tani hutan,” ujarnya (05/08/2025).
Wayan Sumadhi menambahkan, dengan karakteristik vegetasi homogen dan struktur kanopi yang khas, hutan ini menawarkan pengalaman rekreatif berbasis alam atau nature based tourism, yang semakin diminati di tengah meningkatnya kesadaran wisatawan terhadap isu lingkungan.
“Didalam Kelompok Tani Hutan yang kami punya bergerak di jasa lingkungan dan agroforestri,” ucapnya.
Penguatan kelembagaan pengelola kawasan, peningkatan infrastruktur ramah lingkungan, serta integrasi program pemberdayaan masyarakat menjadi faktor kunci dalam memastikan bahwa pemanfaatan jasa lingkungan tidak mengakibatkan degradasi ekosistem.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....