Harmoni Abadi di Festival Desa Penglipuran XII 2025

  • 11 Jul 2025 08:35 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Bangli: Dalam balutan tradisi, seni, dan semangat pelestarian lingkungan, Desa Wisata Penglipuran kembali menggelar Festival Desa Penglipuran XII tahun 2025. Festival tahunan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Juli 2025 ini mengusung tema “Samskerti Bhumi Jana: Harmoni Menuju Pariwisata Berkelanjutan dan Inklusif,” sebagai wujud nyata dari filosofi Tri Hita Karana yang mengajarkan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Festival ini menampilkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Lomba Gebogan, Penilaian Penjor, hingga pertunjukan seni budaya seperti tari Legong Mesatya, Gabor Kolosal, Barong Macan, serta parade dan hiburan musik lokal. Tak hanya sebagai ajang hiburan, festival ini juga menjadi sarana edukasi budaya bagi anak-anak melalui lomba mewarnai, serta pemberdayaan ekonomi lokal dengan menghadirkan pelaku UMKM dari dalam dan luar Desa Penglipuran.

“Festival Desa Penglipuran adalah jantung dari identitas kami. Ini adalah bentuk syukur atas berkah yang diberikan, sekaligus ajakan tulus kepada dunia untuk melestarikan warisan leluhur demi generasi yang akan datang,” ujar Wayan Sumiarsa, Kepala Pengelola Desa Wisata Penglipuran.

Ribuan pengunjung dari dalam dan luar negeri diharapkan hadir dalam festival ini, sebagaimana tren kunjungan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari satu juta wisatawan. Tak hanya menikmati keindahan desa adat yang dikenal sebagai salah satu dari tiga desa terbersih di dunia, pengunjung juga diajak berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan lingkungan.

“Melalui setiap tarian, setiap alunan gamelan, dan setiap karya seni yang ditampilkan, kami berharap dapat menyebarkan pesan perdamaian, keharmonisan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan kepada setiap insan yang hadir,” tambah Sumiarsa.

Festival ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi strategi promosi dan kolaborasi pentahelix dalam pengembangan desa wisata. Desa Penglipuran yang telah diakui UNWTO sebagai salah satu desa wisata terbaik dunia, terus membuktikan komitmennya dalam menciptakan pariwisata yang lestari, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....