Transformasi Sosial-Ekonomi Melalui Pengembangan Desa Wisata Taro

  • 30 Jun 2025 21:59 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Gianyar: Pengembangan Desa Wisata Taro di Kecamatan Tegallalang, Gianyar merepresentasikan dinamika transformasi sosial-ekonomi berbasis potensi lokal dan kearifan budaya. Pengelola Kelompok Sadar Wisata Desa Taro, I Wayan Gede Ardika dikonfirmasi RRI Denpasar menjelaskan, dengan lanskap alam yang lestari dan raga warisan budaya, Taro menunjukkan kapasitas adaptif masyarakat dalam mengelola potensi pariwisata berkelanjutan. Ia menyebut, sejumlah objek wisata di Desa Taro bahkan menjadi destinasi wisata favorit internasional.

“Objek wisata ada Lembu Putih, Semara Ratih, Taman kunang-kunang, Alas Taro, Subak Taro, dan kebun organic desa,” ujarnya (26/06/2025).

Ardika menambahkan, pengembangan desa wisata di Taro tidak semata bertumpu pada atraksi alam dan budaya, namun juga paket wisata yang turut menjadi daya tarik pariwisata.

“Sejauh ini yang paling diminati adalah paket wisatanya kami ada paket wisata edukasi, tour kunang-kunang, tracking, serta ada paket wisata konservasi,” ucapnya.

Dengan pendekatan yang mengedepankan kolaborasi dan pemberdayaan, Desa Wisata Taro kini menjadi model pembangunan desa berbasis potensi lokal. Hal ini menunjukkan jika pariwisata dikelola secara holistik dan partisipatif, dapat menjadi instrumen strategis mendorong transformasi sosial-ekonomi berkeadilan dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....