Teori Lama Muncul: Manusia Adalah Alien, Bumi Bukan Tempat Asli Kita
- 11 Mei 2026 13:53 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Teori bahwa manusia adalah alien merupakan spekulasi populer yang menggabungkan konsep ancient aliens (alien kuno) dan hipotesis panspermia. Pendukung teori ini, seperti pakar UFO Mark Christopher Lee, berpendapat bahwa manusia mungkin hasil rekayasa genetika alien purba. Namun, secara ilmiah, manusia adalah hasil evolusi biologis di Bumi, dan klaim tersebut lebih banyak ditemukan dalam fiksi ilmiah daripada bukti empiris.
Dikutip dari akun instagram milik @loungepedia disebutkan, katanya manusia bukan berasal dari bumi. Tubuh kita dianggap gak pernah benar-benar cocok tinggal di sini, sementara jiwa kita terus merasa ada yang kurang. Teori ini memang belum diakui sains, menarik sih, kenapa begitu banyak manusia merasa seperti sedang merindukan tempat yang gak pernah mereka kenal ya?
Ada suatu teori lama yang terus muncul dari waktu ke waktu. Teori ini bilang, manusia mungkin bukan makhluk asli planet bumi. Hingga saat ini, hal ini masih membuat banyak orang penasaran.
Pada tahun 2013, seorang ekolog benama Dr. Ellis Silver merilis buku berjudul Humans Are Not from Earth. Di dalamnya, dia mencoba menjelaskan kenapa menurutnya manusia terlihat seperti spesies yang gak sepenuhnya cocok di bumi. Berikut adalah beberapa poin teorinya:
Tubuh kita seolah selalu bermasalah
Menurut teori ini, tubuh manusia terasa seperti hasil adaptasi yang kurang pas . Banyak orang mengalami sakit punggung, pegal saat berdiri lama, dan berbagai masalah postur sejak usia muda.
Kulit manusia juga terlihat rapuh
Kulit kita mudah terbakar sinar matahari, mudah rusak dan perlu perlindungan ekstra. Padahal matahari adalah sumber utama kehidupan di bumi.
Kelahiran manusia sangat sulit
Dibanding banyak mamalia lain, proses melahirkan pada manusia jauh lebih rumit, menyakitkan dan beresiko. Kepala bayi yang besar sering disebut sebagai salah satu penyebabnya. Dalam teori ini, hal tersebut dianggap sebagai tanda bahwa tubuh manusia berkembang dari kondisi yang berbeda.
Jam tubuh kita katanya tidak sinkron
Ada gagasan bahwa ritme alami tubuh manusia lebih dekat ke 25 jam daripada 24 jam. Jika itu benar, maka muncul pertanyaan liar, apakah nenek moyang kita berasal dari dunia dengan rotasi waktu yangs sedikit berbeda dari bumi?
Ada rasa asing yang sulit dijelaskan
Manusia adalah satu-satunya makhluk yang terus bertanya tentang makna hidup, merasa kosong, dan seolah selalu mencari sesuatu yang hilang. Banyak orang merasa gak pernah benar-benar “nyambung” dengan dunia ini. Teori ini dianggap mungkin jauh di dalam diri kita, ada kerinduan pada tempat asal yang lain.
Belum ada bukti imiah yang mengakui manusia berasal dari planet lain. Namun teori ini tetap hidup karena menyentuh sesuatu yang lebih dalam dari sekadar logika yaitu rasa ingin tahu, rasa asing dan harapan bahwa mungkin ada tempat lain yang dulu pernah kita sebut rumah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....