Dua Legenda Liverpool Gelar Coaching Clinic di Bali

  • 20 Sep 2026 12:26 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Gianyar - Dua legenda klub Liga Inggris Liverpool FC, Sami Hyypia dan Natasha Dowie, menyambangi Bali United Training Center di Pantai Purnama, Gianyar, pada Sabtu 19 September 2026. Kehadiran keduanya bertujuan untuk memberikan motivasi sekaligus coaching clinic kepada talenta muda di Pulau Dewata.

Kegiatan yang terselenggara melalui kemitraan global Liverpool FC bersama AXA ini, melibatkan anak-anak dari Bali United Academy, pesepak bola putri, hingga anak-anak penyandang disabilitas. Presiden Direktur AXA Financial Indonesia, Niharika Yadav, menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat inklusivitas tanpa memandang latar belakang.

“Melalui kegiatan bersama para legenda Liverpool FC ini, kami ingin menginspirasi generasi muda Indonesia untuk percaya pada kemampuan diri mereka dan melihat setiap tantangan sebagai kesempatan untuk bertumbuh,” ujar Niharika.

Dalam sesi latihan, mantan bek andalan The Reds yang menjuarai Liga Champions 2005, Sami Hyypia, menyoroti talenta pemain muda Asia yang sudah memiliki teknik mumpuni, namun perlu dibarengi dengan peningkatan ketahanan fisik. Ia juga memuji kemegahan fasilitas latihan milik Bali United.

“Fasilitas yang luar biasa. Saya melihat anak-anak Bali United Academy beruntung memiliki tempat latihan yang luar biasa seperti ini. Semua orang punya kesempatan yang sama, yang membedakan adalah usaha. Asalkan berusaha dan memberikan semuanya dengan baik,” ungkap Hyypia kepada para peserta.

Sementara itu, top scorer Liga Inggris Wanita 2013, Natasha Dowie, memberikan pesan inspiratif khusus bagi para pesepak bola putri agar tidak ragu mengejar mimpi di lapangan hijau. “Saat ini kalian jadilah pionir ketika sepak bola mulai digemari dan menjadi bagian bagi kalangan wanita. Pesan saya yang utama, nikmatilah proses itu dan berusaha maksimal untuk meningkatkan peluang yang ada. Nikmati dan cintailah setiap proses untuk mencapai tujuan dan masa depan yang sukses,” pesan Natasha Dowie.

Selama kurang lebih tiga jam, para peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan teknik dasar sepak bola, tetapi juga diajarkan mengenai pentingnya kerja sama tim, kedisiplinan, serta mentalitas pantang menyerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....