Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Torehkan Rekor Baru Sepak Bola Dunia
- 21 Jul 2026 12:30 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Zurich - Spanyol memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina 1-0 pada laga final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium. Kemenangan tersebut menjadi gelar Piala Dunia kedua bagi La Roja setelah sukses pada edisi 2010, sekaligus menorehkan sejarah sebagai negara pertama yang secara bersamaan memegang gelar juara Piala Dunia putra dan putri FIFA, menyusul keberhasilan tim putri menjuarai Piala Dunia 2023.
FIFA mencatat, Piala Dunia 2026 berlangsung dengan skala terbesar sepanjang sejarah, melibatkan 48 negara, 1.039 pemain, serta menghasilkan 308 gol dari 104 pertandingan dengan rata-rata 2,96 gol per laga. Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsène Wenger, menilai turnamen ini menunjukkan peningkatan kualitas persaingan dan perkembangan sepak bola dunia.
"Piala Dunia FIFA 2026 akan dikenang bukan hanya karena skalanya, tetapi juga karena intensitas permainan, meningkatnya keseimbangan persaingan di tingkat global, serta penampilan luar biasa dari para bintang sepak bola dunia sepanjang turnamen," ujar Arsène Wenger.
Ia menambahkan, keberhasilan Spanyol menjadi juara dunia menandai berakhirnya sebuah edisi bersejarah yang memperlihatkan pertumbuhan sepak bola secara global. "Dengan Spanyol dinobatkan sebagai juara dunia dan perayaan terbesar sepak bola kini telah berakhir, Piala Dunia FIFA 2026 menjadi edisi bersejarah yang menunjukkan perkembangan permainan ini serta kemampuannya menginspirasi miliaran anak perempuan dan laki-laki di seluruh dunia," katanya.
Dominasi Spanyol juga tercermin dari lini pertahanan yang hanya kebobolan satu gol sepanjang delapan pertandingan. Penjaga gawang Unai Simón mencatat tujuh clean sheet, rekor terbanyak oleh seorang kiper dalam satu edisi Piala Dunia.
Sementara pelatih Luis de la Fuente menjadi pelatih tertua yang berhasil menjuarai Piala Dunia pada usia 65 tahun 28 hari. Di sisi lain, Lionel Messi kembali mencatat sejarah dengan memperpanjang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia menjadi 34 pertandingan, meski gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....