Teknologi Piala Dunia 2026 Semakin Modern, Integritas Wasit Tetap Jadi Kunci
- 30 Jun 2026 07:36 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang sepak bola terbesar dengan jumlah peserta terbanyak, tetapi juga menandai penerapan teknologi yang semakin canggih. FIFA menghadirkan pengembangan Video Assistant Referee (VAR) berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), teknologi offside semi-otomatis, bola bersensor, hingga visualisasi pemain dalam bentuk avatar 3D untuk meningkatkan akurasi pengambilan keputusan selama pertandingan.
Pengamat sepak bola asal Jimbaran, Mario Kundus Bano, menilai pemanfaatan teknologi memang menjadi kebutuhan untuk meminimalkan kesalahan wasit. Namun, menurutnya teknologi tidak akan memberikan dampak maksimal apabila tidak diimbangi integritas dan keberanian pengadil lapangan dalam mengambil keputusan. "VAR memang sangat diperlukan karena membantu meminimalkan kesalahan. Tetapi pada akhirnya semua kembali kepada wasit. Kalau teknologi tidak dimanfaatkan dengan baik, maka tujuan menghadirkan keadilan dalam pertandingan juga tidak akan tercapai," ujar Mario.
Ia mengakui penggunaan teknologi membuat euforia gol harus tertunda karena menunggu hasil pemeriksaan VAR. Meski demikian, hal tersebut dinilai sebagai konsekuensi untuk memperoleh keputusan yang lebih akurat.
"Teknologi hanya alat. Yang terpenting tetap integritas wasit. Kita berharap Piala Dunia 2026 melahirkan wasit-wasit tegas seperti Pierluigi Collina," tegasnya.
Menurut Mario, perkembangan teknologi di Piala Dunia juga menjadi pembelajaran penting bagi sepak bola Indonesia agar tidak tertinggal dalam pemanfaatan teknologi pertandingan. Namun ia menegaskan, secanggih apapun teknologi yang digunakan, nilai utama dalam sepak bola tetap terletak pada profesionalisme, independensi, dan integritas wasit dalam menegakkan aturan permainan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....