Kenapa Amerika Serikat Menyebut Sepak Bola 'Soccer' Bukan 'Football'?
- 28 Jun 2026 12:20 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Gelaran Piala Dunia 2026 saat ini sedang menyedot perhatian miliaran pasang mata di seluruh planet bumi. Amerika Serikat, yang menjadi tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, kini dipadati oleh ratusan ribu suporter dari berbagai belahan dunia yang datang untuk mendukung negara mereka masing-masing.
Namun, ada satu fenomena linguistik menarik yang sering kali memicu perdebatan jenaka di kalangan suporter asing saat tiba di negeri Paman Sam. Ketika mayoritas masyarakat dunia menyebut olahraga ini dengan nama football, futbol, atau sepak bola, warga Amerika Serikat secara konsisten menyebutnya sebagai soccer. Bagi mereka, istilah football sudah dipatenkan untuk olahraga lokal mereka yang menggunakan pelindung kepala dan benturan fisik berat (American Football).
Banyak orang mengira bahwa Amerika Serikat sengaja membuat istilah soccer karena sifat narsistik atau ingin tampil berbeda dari negara lain. Namun, catatan sejarah linguistik olahraga membuktikan hal yang sebaliknya istilah soccer justru lahir dan diciptakan pertama kali oleh orang Inggris sendiri. Bagaimana asal-usulnya?
1. Abad ke-19: Masa Lahirnya Berbagai Jenis 'Football'
Berdasarkan dokumen sejarah olahraga yang dicatat oleh The Football Association (FA) Inggris, pada awal abad ke-19, permainan menggunakan bola sepakan di Inggris belum memiliki aturan tunggal. Setiap sekolah dan universitas memiliki aturan mainnya masing-masing. Ada sekolah yang mengizinkan bola dipegang dan dibawa lari, ada pula yang murni hanya boleh ditendang.
Kondisi ini menimbulkan kebingungan saat antar-sekolah ingin bertanding. Untuk mengatasinya, pada tahun 1863, perwakilan dari berbagai klub dan sekolah berkumpul di London untuk membakukan aturan universal. Dari pertemuan inilah lahir organisasi sepak bola pertama di dunia yang bernama The Football Association.
Namun, kelompok yang lebih menyukai permainan bola dengan tangan dan tabrakan fisik menolak aturan tersebut. Mereka memisahkan diri dan mendirikan organisasi sendiri bernama Rugby Football Union pada tahun 1871. Akibatnya, di Inggris saat itu ada dua jenis permainan football yang populer.
2. Kreativitas Bahasa Mahasiswa Oxford: Lahirnya Istilah Association Soccer
Untuk membedakan kedua jenis olahraga tersebut dalam percakapan sehari-hari, masyarakat Inggris khususnya para mahasiswa di Universitas Oxford mulai membuat istilah gaul (slang) dengan memotong nama resmi olahraga tersebut dan menambahkan akhiran "-er".
- Olahraga Rugby Football disingkat menjadi "Rugger".
- Olahraga Association Football disingkat dengan mengambil alih suku kata tengahnya (Assoc), lalu diubah menjadi "Soccer".
Pakar etimologi dan kamus bahasa Oxford English Dictionary mencatat bahwa istilah soccer pertama kali muncul dalam bentuk tulisan pada tahun 1880-an di Inggris. Jadi, masyarakat Inggris menggunakan kata football dan soccer secara bergantian selama puluhan tahun untuk merujuk pada olahraga yang sama.
3. Kenapa Amerika Serikat Tetap Memakai Kata Soccer?
Ketika olahraga Association Football ini menyeberang ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19, warga Amerika sudah terlanjur memopulerkan olahraga ciptaan mereka sendiri yang menggabungkan elemen unsur rugby dan sepak bola, yang mereka namakan American Football.
Karena nama football sudah terlanjur melekat kuat pada olahraga lokal tersebut, Amerika Serikat mengadopsi istilah gaul Inggris, yaitu soccer, untuk menyebut sepak bola konvensional agar masyarakat mereka tidak bingung membedakan kedua olahraga ini.
Inggris yang Berubah Haluan
Hingga pertengahan abad ke-20, kata soccer masih sangat sering digunakan di koran-koran dan siaran radio Inggris. Namun, sebuah studi dari Universitas Michigan menunjukkan pergeseran besar pasca-Perang Dunia II.
Ketika olahraga soccer mulai meledak secara masif di Amerika Serikat pada era 1970-an hingga 1980-an (ditandai dengan kedatangan legenda Pele ke liga AS), masyarakat Inggris perlahan-lahan mulai membuang kata soccer. Mereka merasa kata tersebut telah "terkontaminasi" oleh budaya Amerika dan kembali menggunakan kata football secara eksklusif sebagai penegasan identitas bahwa olahraga ini adalah milik mereka. Sementara itu, Amerika Serikat tetap setia mempertahankan istilah soccer hingga era modern saat ini.
Melalui kemegahan Piala Dunia 2026, perbedaan istilah ini bukan lagi menjadi bahan perdebatan yang serius, melainkan menjadi bumbu sejarah yang memperkaya khazanah budaya sepak bola global. Baik disebut football maupun soccer, esensi olahraga ini tetap sama: menyatukan seluruh umat manusia dalam kegembiraan sembilan puluh menit di atas lapangan hijau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....