FIFA Luncurkan Strategi Digital Football Baru, Perluas Ekosistem Gim dan Esports
- 31 Mei 2026 11:27 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Swiss - FIFA resmi memperkenalkan pembaruan strategi jangka panjang Digital Football Strategy yang bertujuan memperluas keterlibatan penggemar sepak bola melalui berbagai platform gim dan esports menjelang penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.
Melalui strategi terbaru ini, FIFA bertransformasi dari model kerja sama dengan satu mitra menjadi ekosistem multipartner yang menghubungkan berbagai perusahaan gim, platform digital, asosiasi anggota, hingga mitra komersial dalam satu jaringan yang terintegrasi.
Sejumlah perusahaan ternama telah bergabung dalam portofolio digital FIFA, diantaranya Roblox, Epic Games, KONAMI, SEGA, Gamefam, Mythical Games, dan Solace Games. FIFA juga menjalin kemitraan dengan Netflix dan Delphi Interactive untuk mengembangkan pengalaman simulasi sepak bola baru yang lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan pemain.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, mengatakan strategi tersebut dirancang untuk menciptakan peluang baru bagi 211 asosiasi anggota FIFA serta mitra komersial agar dapat berkolaborasi dalam ekosistem digital yang lebih luas.
“Dengan membangun fondasi yang dapat berkembang dalam dunia gim dan esports, kami menciptakan peluang baru bagi asosiasi anggota dan mitra komersial untuk berpartisipasi dan berkolaborasi, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi penggemar untuk menikmati sepak bola,” ujarnya.
FIFA mencatat portofolio digital yang telah berjalan saat ini menunjukkan pertumbuhan signifikan. Gim FIFA Super Soccer yang dikembangkan bersama Gamefam di Roblox telah menjangkau lebih dari 10 juta pengguna aktif bulanan dan mencatat lebih dari satu miliar kali permainan.
Sementara itu, FIFA Rivals telah diunduh lebih dari 2,5 juta kali sejak diluncurkan dan melibatkan sejumlah mitra komersial FIFA, termasuk adidas.
Di sektor esports, lebih dari 120 asosiasi anggota dan 16 juta pemain telah berpartisipasi dalam jalur kualifikasi menuju FIFAe Finals melalui gim eFootball. Kompetisi tersebut menghasilkan lebih dari 1,1 miliar tayangan sepanjang tahun lalu.
Sebagai bagian dari peta jalan menuju dan setelah Piala Dunia FIFA 2026, FIFA juga mengumumkan sejumlah agenda baru. Di antaranya adalah peluncuran pengalaman simulasi sepak bola berlisensi FIFA yang dikembangkan bersama Netflix dan Delphi Interactive, yang dijadwalkan diperkenalkan lebih lanjut sebelum rilis perdana pada Juni mendatang melalui FIFA World Cup – Launch Edition.
Selain itu, FIFA akan meluncurkan FIFA Heroes untuk platform mobile dan PC, memperluas pengalaman gim non-simulasi yang menggabungkan sepak bola dengan unsur hiburan dan budaya populer, serta menggelar lima FIFAe Continental Championships sebagai ajang kualifikasi menuju FIFAe Finals 2026.
FIFA juga tengah menyiapkan penyelenggaraan FIFAe Festival perdana pada tahun depan, sebuah acara yang akan memadukan sepak bola digital dan sepak bola tradisional dalam satu perayaan global. Strategi baru ini diharapkan dapat memperkuat posisi FIFA sebagai penghubung utama dalam perkembangan industri sepak bola digital dan esports dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....