Liga 1 Sumbang Perputaran Ekonomi Rp10,4 Triliun Setiap Musim
- 16 Mar 2026 08:30 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Industri sepak bola nasional memiliki potensi ekonomi yang besar. Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League mencatat perputaran ekonomi kompetisi Liga 1 mencapai sekitar Rp10,4 triliun setiap musim. Hal tersebut dikatakan oleh Manager Corporate Social Value (CSV) I.League, Hanif Marjuni kepada RRI.CO.ID.
Dikatakan, besarnya nilai ekonomi tersebut menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya menjadi olahraga populer, tetapi juga telah berkembang menjadi industri yang membuka banyak peluang karier bagi masyarakat. “Sepak bola kini sudah menjadi industri global dengan perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp10,4 triliun per tahun. Dari angka tersebut, banyak peluang profesi yang bisa dipersiapkan mahasiswa dan pelajar, tidak hanya sebagai atlet,” ujar Hanif Marjuni.
Untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di industri tersebut, Hanif Marjuni mengungkapkan, I.League juga menjalankan program edukasi di tingkat pelajar dan mahasiswa yang hingga musim ini telah menjangkau 10 perguruan tinggi dan 10 sekolah menengah atas di berbagai daerah. Di Bali, sosialisasi dilaksanakan di Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja serta SMA Negeri 2 Kuta Utara.
“Program ini hingga saat ini telah menjangkau 10 kampus dan 10 sekolah di berbagai daerah di Indonesia. Respon yang diterima juga cukup positif, terutama dari kalangan mahasiswa,” ujar Hanif Marjuni.
Ke depan, I.League menargetkan program sosialisasi ini dapat menjangkau lebih banyak daerah seiring dengan keberadaan 18 klub Liga 1 yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Melalui upaya tersebut, operator liga berharap generasi muda dapat mempersiapkan diri untuk terlibat dalam industri sepak bola nasional yang terus berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....