Penguatan Profil Pelajar Pancasila Lewat Tari Kecak

  • 23 Jul 2024 12:42 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melakukan berbagai upaya konkrit dalam menguatkan profil pelajar Pancasila. Salah satunya dengan pelaksanaan program CAKRA.

CAKRA merupakan program khusus yang diejawantahkan melalui Tari Kecak untuk Anak Tunanetra, Tunadaksa dan Tunawicara. Program tersebut dijalankan tim yang diketuai Ni Made Dwijasari dengan anggota Ni Putu Indriani, Ni Putu Novita Marayani, Komang Sri Aprila Tirtayani, dan Ni Komang Wimanendra Putri.

Program CAKRA menyasar anak-anak penyandang disabilitas di Sentra Mahatmiya Bali. Ketua Tim, Ni Made Dwijasari mengatakan, penyandang disabilitas seringkali merasa terabaikan. Bahkan penyandang disabilitas disebut memiliki eksistensi diri.

“Hal itu yang mendasari program CAKRA ini. Dimana kami ingin membantu penyandang disabilitas masih menghadapi kesulitan yang cukup besar dalam mengembangkan rasa percaya diri,” katanya.

“Padahal, mereka juga memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan, pembelajaran, dan pengembangan minat dan bakat,” imbuhnya.

Dijelaskan, program dibawah bimbingan Ni Luh Putu Agetania, S.Pd., M. Pd., ini memiliki tujuan untuk meningkatkan eksistensi diri anak-anak penyandang disabilitas. Peningkatan eksistensi melalui tari Kecak yang diyakini dapat dibangun sesuai dengan karakter Pancasila.

Profil Pelajar Pancasila disebut sangat penting dikuatkan agar menciptakan generasi unggul. Generasi unggul yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya.

“Melalui program ini, tim dapat menyediakan media teknologi yang dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri yaitu kreasi media audio dan gerak tari. Program ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga bulan Juli 2024 di Sentra Mahatmiya Bali oleh mitra program yaitu anak-anak penyandang disabilitas,” sebutnya.

Ia lebih lanjut menjelaskan, terdapat tiga macam metode pelaksanaan dalam CAKRA. Pertama yaitu tahap persiapan (CAKRA 1).

Pada tahap persiapan tim CAKRA menyiapkan alat bahan dan buku pedoman mitra yang akan digunakan pada tahap pelaksanaan program. Kemudian, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan (CAKRA 2).

Pada tahap ini, tim CAKRA melaksanakan pelatihan awal suara Cak dan gerak dasar tari Bali bagi anak-anak penyandang disabilitas. Kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan pelatihan suara Cak lanjutan dan pelatihan gerakan penari tokoh dalam tari Kecak,” jelasnya.

Kemudian, dilaksanakan pelatihan kolaborasi suara penari Kecak dengan gerakan penari tokoh dalam tari Kecak. Sebelum tahap selanjutnya, tim CAKRA melaksanakan kegiatan pendampingan dengan mendampingi kegiatan pelatihan kolaborasi suara penari Kecak dengan gerakan penari tokoh dalam tari Kecak.

“Tahap berikutnya merupakan tahap evaluasi (CAKRA 3). Pada tahap ini, anak-anak penyandang disabilitas akan dipentaskan di Auditorium SDP Kampus Undiksha Denpasar,” pungkasnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....