TPA Sente Terbakar Lagi, Api Muncul dari Sampah Baru
- 19 Mar 2024 09:43 WIB
- Denpasar
KBRN, Klungkung: Kebakaran kembali terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan Klungkung. Kali ini menjadi yang keempat kalinya TPA terbesar di Klungkung itu terbakar di tahun 2024.
Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, I Putu Widiada dikonfirmasi RRI, Senin (18/03/2024) membenarkan kejadian kebakaran di TPA Sente kembali terjadi pada Rabu, 13 Maret 2024 malam. Berdasarkan informasi dari masyarakat di sekitar lokasi, kebakaran terjadi di tumpukan sampah residu baru yang dibuang dekat gerbang TPA Sente.
"Kebakaran itu sebenarnya kan sudah mulai tenang. Tapi informasi dari masyarakat yang ada di sekitar itu, bahwasanya dibawakan lagi residu dan sampah pasar kesana. Dimana sampah pasar kita ketahui adalah sampah plastik dan banyak kertas juga, disamping juga sisa makanan. Itulah yang menyebabkan timbulnya lagi percikan-percikan api," jelasnya.
Widiada mengatakan hari ini pihaknya bersama tim gabungan dari Damkar, Dinas Pertanahan dan lingkungan Hidup Kabupaten Klungkung kembali melakukan penanganan untuk meminimalisir asap pekat dampak kebakaran. Cuaca yang terik ditambah hembusan angin kencang, membuat api kembali muncul meski setiap harinya terus dilakukan upaya pendinginan dengan menyemprotkan air ke tumpukan sampah.
"Yang namanya kobaran api kan masih tetap ada. Tapi pemerintah daerah Klungkung melalui Dinas LHP sudah melakukan langkah-langkah juga. Tentu hal itu tidak bisa selalu instan, perlu proses. Kalau kita lihat cuaca sekarang, di Klungkung hujannya belum terlalu deras. Cuma suasana hujan sudah mulai rintik-rintik. Mudah-mudahan situasi ini bisa membantu memadamkan kobaran api. DKP dan Damkar masih tetap melaksanakan tugas sampai sekarang," ujarnya.
Disamping upaya penanganan kebakaran, dinas terkait lainnya, salah satunya Dinas Kesehatan juga kata Widiada telah melakukan pengecekan kesehatan, terutama kepada petugas pemadam. Hal ini mengingat asap yang ditimbulkan dari kebakaran sampah sangat berbahaya bagi kesehatan, sehingga penting untuk menjaga kesehatan petugas dan masyarakat di sekitarnya yang terdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....