Puncak Musim Hujan di Bali Diprediksi Mundur
- 04 Jan 2024 09:36 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar sebelumnya memprediksi awal musim hujan untuk wilayah Bali berlangsung pada pertengahan November 2023 dan mencapai puncaknya pada Januari 2024. Namun hingga memasuki awal Januari 2024, kondisi hujan di sejumlah wilayah Pulau Dewata masih rendah.
Prakirawan cuaca BBMKG Wilayah III Denpasar, Putu Pradiatma Wahyudi kepada RRI menyampaikan situasi cuaca yang tidak menentu di wilayah Provinsi Bali saat ini salah satunya disebabkan fenomena El Nino.
“Kalau untuk sekarang kenapa di beberapa wilayah belum secara intens turun hujannya? Karena kita masih dalam fenomena El Nino moderat. Ini diperkirakan mulai melemah dan netral itu di Bulan Februari 2024 berdasarkan hasil pantauan,” kata Wahyudi.
Disamping cuaca panas masih akan terus dirasakan, musim hujan yang seharusnya sudah dimulai bisa mengalami keterlambatan. Kendati telah memasuki fase moderat, El Nino diperkirakan berakhir pada Februari 2024.
“Berdasarkan update terakhir (puncak musim hujan) diprediksi di Bulan Januari ini. Tapi mungkin akan mundur. Karena kita masih menunggu updatean yang terbaru lagi dari BMKG stasiun Denpasar dan Stasiun Klimatologi Jembrana,” ujarnya.
Lia Cahyani, Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar turut menambahkan fenomena El Nino memengaruhi perubahan pola musim, membuat musim hujan lebih lambat dan durasinya semakin singkat. Ia lebih lanjut mengingatkan meskipun intensitas hujan bisa kurang dari biasanya, situasi ini diharapkan menjadi atensi masyarakat untuk tetap waspada.
“Ada hari-hari tertentu di musim hujan itu mungkin intensitasnya lebat. Bahkan mungkin disertai kilat/petir. Memang tidak seperti tahun sebelumnya, yang mungkin di Bulan Desember saja sudah intens terjadi hujan. Mungkin sekarang kategorinya di normal untuk di Bali sendiri. Seperti sekarang, suhu udaranya terasa panas. Jadi untuk masyarakat sendiri di saat beraktivitas di luar rumah, bisa menggunakan sunblock, lebih banyak mengkonsumsi air mineral supaya tidak dehidrasi,” jelasnya.
Mengacu pada prakiraan BBMKG Denpasar, puncak musim hujan di Bali terjadi pada Januari 2024. Puncak musim hujan ini ditandai dengan curah hujan yang tinggi, yaitu sekitar 500-600 milimeter per bulan. Seiring dengan perkiraan tersebut, BBMKG Denpasar mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Untuk saat ini sebagian wilayah Bali bagian tengah hingga selatan sudah memasuki musim hujan.
"Wilayah yang sudah memasuki musim hujan tersebut antara lain Tabanan, Gianyar, Bangli, Karangasem, Badung, Denpasar, Negara, Jembrana, Mendoyo, Pekutatan, Busungbiu, Sawan, Seririt, Banjar, Sukasada, Buleleng, Kubutambahan, Tejakula, Banjarangkan, Klungkung dan Dawan," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....