Aksi Trek-trekan Dikeluhkan Warga, Jembatan Merah dan Bypass Ida Bagus Mantra Jadi Atensi Polres Klungkung
- 17 Nov 2023 12:08 WIB
- Denpasar
KBRN, Klungkung: Warga diresahkan dengan aksi trek-trekan atau balap liar yang masih sering terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Klungkung. Aksi ini bahkan telah dilaporkan warga ke Polres Klungkung.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, pihak kepolisian pun melakukan penyelidikan dan pemetaan terhadap wilayah yang diduga kerap menjadi lokasi balap liar tersebut.
Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Agus Widiono menjelaskan pihaknya telah membentuk tim gabungan Sat Samapta Polres Klungkung dan Sat Lantas Polres Klungkung untuk mengatensi perihal laporan trek-trekan tersebut.
“Untuk atensi balap liar yang diheluhkan warga ini, kami membentuk tim gabungan Sat Samapta Polres Klungkung dan Sat Lantas Polres Klungkung. Beberapa wilayah kami atensi khusus," tegasnya.
Dalam beberapa hari belakangan, tim gabungan tersebut setiap malam melakukan patroli di wilayah-wilayah yang diduga menjadi arena balap liar di Klungkung. Mulai dari Jalan By Pass Ida Bagus Mantra hingga Jembatan Merah di Wilayah Eks Galian C. Kondisi jalan di kawasan Eks Galian C yang menjadi akses masuk menuju Proyek Pusat Kebudayaan Bali, dicurigai menjadi sirkuit baru bagi aktivitas balapan liar.
Widiono menyebut dari beberapa hari patroli dilakukan, tidak didapati aktivitas balap liar seperti yang dikeluhkan warga. Namun sebagai upaya pencegahan, patroli rutin tetap dilakukan, sembari kepolisian memberikan arahan-arahan tentang ketertiban dan keamanan masyarakat.
“Tapi selama beberapa hari patroli dilakukan, belum kita ada aktifitas balap liar seperti yang dikeluhkan warga,” imbuhnya.
Berdasarkan patroli kepolisian, diketahui kawasan jembatan merah saat ini kerap menjadi lokasi anak-anak muda untuk nongkrong hingga larut malam.
"Informasi dari masyarakat, kawasan ini juga kerap menjadi titik kumpul bagi anak-anak muda pecinta otomotif. Tidak hanya dari Klungkung, namun dari berbagai wilayah di Bali. Sehingga kawasan Eks Galian C yang menjadi akses masuk menuju Proyek Pusat Kebudayaan Bali, dicurigai menjadi sirkuit baru bagi aktivitas balapan liar. Jalan tersebut luas, lebar, panjang dan lenggang sehingga berpotensi dijadikan sirkuit balapam liar,” paparnya.
Hal inilah yang diantisipasi oleh aparat kepolisian sehingga kegiatan pencegahan terus digencarkan.
"Lebih baik melakukan kegiatan pencegahan. Kami intensifkan kegiatan Blue Light Patrol setiap malam. Saat aparat temui warga yang masih nongkrong hingga larut malam, kami imbau agar pulang dan membubarkan diri," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....